Haji Suratman Puji Gerak Cepat Mas Dar Jenguk Korban MBG ke Sumut

Sumut43 Dilihat

MEDAN— Ketua Umum Pengurus Pusat Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG), Haji Suratman, mengapresiasi gerak cepat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar, yang datang langsung ke Sumatera Utara, Minggu (16/8/2026), untuk menjenguk korban dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan tersebut dilakukan di tengah penanganan kasus yang dilaporkan melibatkan ratusan siswa penerima MBG di Berastagi. BGN juga mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperketat prosedur dan memastikan keamanan makanan bagi penerima manfaat.

BACA JUGA :  Perkuat Pengawasan dan Pendampingan, LMP MBG Buka Layanan Pengaduan Masyarakat

Menurut Haji Suratman, langkah yang dilakukan Mas Dar merupakan bentuk keteladanan yang patut dicontoh oleh semua pihak.

“Apa yang dilakukan Mas Dar sebagai Kepala BGN merupakan satu keteladanan baik yang harus dicontoh semua orang. Termasuk gerak cepat yang pantas kita tiru,” ujar Haji Suratman, di Medan, Minggu (16/8/2026).

Haji Suratman menilai kehadiran langsung Kepala BGN menunjukkan kepedulian pemerintah, sekaligus membuka ruang dialog, silaturahmi dan koordinasi, dengan berbagai pihak untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi.

BACA JUGA :  Diduga Aniaya Sopir Travel, Caleg Terpilih di Taput Ditangkap Polisi

“Kami dari LMP MBG mengapresiasi sikap terpuji Mas Dar yang datang berkunjung, melakukan dialog, silaturahmi dan koordinasi dengan semua pihak. Kehadiran langsung BGN bisa menjadi penyejuk, agar program MBG tidak menjadi “kambing hitam” karena kelalaian oknum atau kelompok yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Bersama LMP MBG, Haji Suratman menyatakan juga bahwa, evaluasi dan pemeriksaan terhadap kejadian tersebut harus dilakukan secara objektif, untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Menurutnya, program MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sehingga persoalan di lapangan harus diselesaikan dengan cepat, transparan, dan bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Tokoh Masyarakat Deli Serdang Desak Presiden Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi

“Kalau ada kelalaian, harus ditindak dan diperbaiki. Tetapi jangan sampai persoalan yang dilakukan oknum kemudian membuat tujuan besar program MBG menjadi buruk di mata masyarakat,” katanya mengakhiri. (r/isl)