BMKG Catat 2.119 Gempa Susulan di NTT, 24 Berkekuatan di Atas M5

News46 Dilihat

NTT — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 2.119 gempa susulan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores.

Data tersebut merupakan hasil pemantauan BMKG hingga Selasa (18/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan aktivitas gempa susulan masih terus terekam oleh sejumlah stasiun pemantauan geofisika di wilayah terdampak.

BACA JUGA :  Relawan PMP Sumut Bantu Perobatan Korban Kecelakaan, Mardiani: Saya Terharu

“Update gempa bumi susulan gempa Flores M 7,7 hingga tanggal 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan 2.119,” ujar Wijayanto kepada detikcom, Selasa (18/8/2026).

Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat sejumlah guncangan dengan kekuatan cukup signifikan. Gempa susulan terbesar tercatat mencapai magnitudo 6,2.

Selain itu, sebanyak 24 gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5,0.

BACA JUGA :  Pantau Stabilitas Harga, Polresta Tangerang Cek Harga Bapokting di Pasar Ciung Tigaraksa

“Gempa terbesar bermagnitudo 6,2. Jumlah gempa berkekuatan magnitudo di atas 5 tercatat sebanyak 24 gempa susulan,” kata Wijayanto.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan berikutnya.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan melalui kanal resmi BMKG. (r/isl)