Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polda Banten Pastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

News20 Dilihat

Pandeglang – Polres Pandeglang bersama masyarakat mengevakuasi seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di pesisir Pantai Kampung Nelayan 1, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, korban diketahui berinisial JN (55), warga Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.

BACA JUGA :  Polisi Tambah Jerat Pasal Taufik Hidayat, Total Ancaman 36 Tahun Penjara

“Korban ditemukan oleh warga yang saat itu hendak mengambil jemuran ikan asin. Setelah melihat jasad mengapung di pesisir pantai, warga kemudian memberitahukan kepada masyarakat sekitar dan bersama-sama melakukan evakuasi,” ujar Maruli.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, JN telah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Sebelum pergi, korban berpamitan kepada keluarga untuk memancing.

BACA JUGA :  Asintel Kejati Kepri Pimpin Upacara HUT KORPRI ke-53

Maruli menegaskan, JN tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di perairan Selat Sunda.

“JN tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda. Korban merupakan warga Kecamatan Jiput yang sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing,” jelasnya.

Maruli menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

BACA JUGA :  Nekat Jadi Kurir 1Kg Sabu, Wanita 54 Tahun Divonis 12 Tahun Penjara

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa pihak keluarga ke rumah duka,” pungkasnya. (bc/isl)