Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyampaikan duka cita atas meninggalnya enam petugas dan relawan yang terlibat dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
Alex menyebut para korban sebagai pahlawan lingkungan yang gugur saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran. Ia juga menyoroti ancaman dari pihak-pihak yang menyebabkan kerusakan lingkungan.
“Kami sangat berduka dengan bertambahnya korban jiwa. Mereka adalah pahlawan lingkungan, musuhnya teroris ekologis,” kata Alex kepada wartawan, Minggu (25/10/2026).
Alex mengungkapkan, Komisi IV DPR RI sebelumnya telah menggelar rapat dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk membahas persoalan karhutla. Dalam rapat tersebut, Komisi IV mendorong agar petugas dan relawan yang bertugas memadamkan kebakaran mendapatkan perlindungan melalui asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
“Saat rapat Komisi IV dengan Kemenhut beberapa waktu lalu, kami sudah meminta agar para petugas dan relawan dibekali dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa,” ujarnya.
Selain perlindungan asuransi, Alex menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam upaya pemadaman karhutla. Menurut dia, penggunaan teknologi perlu dioptimalkan, terutama untuk menjangkau lokasi kebakaran dengan medan yang sulit.
“Ini juga momentum untuk menggunakan teknologi dalam memadamkan karhutla, terutama untuk di medan yang berat,” pungkasnya.
Enam Orang Meninggal Saat Memadamkan Karhutla Bromo
Korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo dilaporkan bertambah menjadi enam orang. Korban keenam bernama Suraji (44), warga Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
“Benar (meninggal dunia). Kami atas nama Pemprov Jatim menyampaikan duka mendalam,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Gatot Soebroto, seperti dilansir detikJatim, Jumat (23/10/2026).
Berikut enam petugas dan relawan yang meninggal dunia saat melakukan pemadaman karhutla di kawasan Gunung Bromo:
- Sukaris (55)
- Hendra Rony Wagiyanta (33)
- Wisnu Yuda Pratama (25)
- Sefriel Ardiansyah (19)
- Munawi (44)
- Suraji (44)
Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap pentingnya keselamatan petugas dan relawan di lapangan, termasuk penyediaan perlindungan asuransi serta dukungan teknologi untuk menghadapi kebakaran di kawasan dengan medan yang berat. (bc/isl)
