Kapolri Suyudi Ario Seto Ziarah ke Makam Abu Beureueh di Pidie, Disebut Pertama dalam Sejarah

Hukum, Nasional, News62 Dilihat

SIGLI – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., menziarahi makam ulama Aceh, Teungku Muhammad Daud Beureueh atau yang dikenal dengan Abu Beureueh, di kompleks Masjid Baitul A’la Lil Mujahidin, Gampong Jaman Barat, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh.

Masjid yang terletak di pinggir jalan nasional tersebut lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Masjid Abu Beureueh.

Ketua Umum Pengurus Masjid Abu Beureueh, Haji Jamal Abadi, mengatakan kepada Serambinews.com, Sabtu (24/10/2026), bahwa seingatnya, Suyudi merupakan Kapolri pertama yang berziarah ke makam Abu Beureueh.

“Seingat saya, Pak Kapolri Suyudi merupakan yang pertama berziarah ke makam Abu Daud Beureueh,” kata Haji Jamal.

Menurut Haji Jamal, ziarah tersebut dilakukan setelah Kapolri menghadiri konferensi pers pengungkapan dugaan pabrik sabu di dua rumah toko (ruko) di Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

BACA JUGA :  Prabowo Bahas Rekomendasi DEN, Antisipasi Risiko Global dan Perkuat Ekonomi Nasional

Setibanya di Masjid Abu Beureueh sekitar pukul 16.20 WIB, Kapolri bersama rombongan langsung menuju makam yang berada di sebelah barat masjid. Mereka kemudian memanjatkan doa yang dipimpin oleh Syekh Syahril.

Dalam ziarah tersebut, Kapolri didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Wakapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., Brigjen Pol. Dr. Latif Usman, Kepala BNN Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, serta Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana.

Tertarik dengan Sejarah Abu Beureueh

Haji Jamal menjelaskan, keinginan Kapolri untuk berziarah muncul setelah mendengar pidato Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah yang menyebut Pidie sebagai daerah bersejarah.

BACA JUGA :  Salat Jumat di Mabes Polri, Kapolri Ingatkan Anggota Selalu Rendah Hati

Dalam pidatonya, Fadhlullah menyinggung sosok Abu Beureueh sebagai salah satu tokoh penting asal Pidie. Ulama Aceh tersebut dikenal memiliki peran dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda.

Fadhlullah juga menyampaikan pesan mengenai kemuliaan orang yang menziarahi makam Abu Beureueh.

Hentikan Pidato Saat Azan Berkumandang

Selain ziarah, sikap Kapolri ketika azan Salat Asar berkumandang juga menjadi perhatian masyarakat.

Haji Jamal mengatakan, saat mendengar azan, Kapolri langsung menghentikan pidatonya dan melepaskan kacamata. Namun, karena Kapolri telah menunaikan Salat Asar dengan menjamaknya pada waktu Zuhur, ia kembali melanjutkan pidatonya setelah iqamah.

BACA JUGA :  Tim Gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya Tindak Dugaan PETI di Beutong, Delapan Orang Diamankan

“Saat mendengar azan Salat Asar, Bapak Kapolri langsung berhenti berpidato dan melepaskan kacamata. Pak Kapolri memang telah menunaikan Salat Asar dengan menjamaknya pada waktu Zuhur. Karena itu, setelah iqamah, beliau melanjutkan pidatonya,” jelas Haji Jamal.

Menurutnya, tindakan Kapolri menghentikan pidato ketika azan berkumandang menjadi perbincangan warga. Sejumlah masyarakat menilai sikap tersebut menunjukkan penghormatan terhadap panggilan salat dan perhatian terhadap pelaksanaan ajaran agama.

Ziarah ke makam Abu Beureueh itu pun menjadi momen tersendiri dalam kunjungan Kapolri ke Kabupaten Pidie, mengingat Abu Beureueh merupakan salah satu tokoh ulama yang memiliki tempat penting dalam sejarah Aceh. (bc/isl)