PB PMII Dukung Kapolri Suyudi Jaga Soliditas Polri dan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Nasional, News97 Dilihat

JAKARTA – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyatakan dukungan terhadap Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dalam memimpin institusi Polri di tengah sorotan publik terkait kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

PB PMII menilai situasi tersebut menjadi ujian sekaligus momentum bagi Polri untuk memperkuat soliditas internal, melakukan pembenahan, serta membuktikan bahwa institusi kepolisian tetap dapat diandalkan dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat.

Sekretaris Jenderal PB PMII, Ahmad Syahrul Fadhil, yang akrab disapa Ruli, mengatakan kepemimpinan Kapolri Suyudi yang baru berjalan sekitar satu bulan telah menunjukkan arah yang jelas. Menurutnya, keberanian menghadapi dan membenahi persoalan internal merupakan modal penting untuk memulihkan kepercayaan publik.

BACA JUGA :  Prabowo dan Partai Gelora Punya Cita-Cita Sama tentang Pendidikan Jelang Indonesia Emas

“Kami melihat Kapolri Suyudi hadir dengan sikap yang tegas dan terbuka. Di masa awal kepemimpinannya, beliau tidak memilih jalan aman, tapi berani menghadapi persoalan. Sikap seperti ini yang dibutuhkan Polri hari ini, dan PMII siap berdiri bersama Kapolri,” ujar Syahrul di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Ruli menegaskan, persoalan yang melibatkan segelintir oknum tidak seharusnya membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap Polri secara keseluruhan. Ia mengingatkan bahwa masih banyak anggota kepolisian yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari menjaga keamanan hingga memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai karena ulah sebagian orang, seluruh institusi ikut dicurigai. Polri harus tetap solid dari pusat sampai ke daerah. Soliditas inilah yang akan membuat Polri kuat dan dipercaya rakyat,” katanya.

BACA JUGA :  Kejati Lampung Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMA Darma Bangsa Bandar Lampung

Lebih lanjut, Ruli menilai Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Ia mendorong jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Suyudi agar semakin terbuka terhadap aspirasi masyarakat, responsif terhadap keluhan warga, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan.

“Polisi yang kuat adalah polisi yang dekat dengan rakyatnya. PMII siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra kerja Polri, baik dalam menjaga kondusivitas di daerah maupun dalam membangun kesadaran hukum di kalangan anak muda,” tegasnya.

BACA JUGA :  Intimidasi Wartawan, Preman di Medan Jadi Tersangka

Ruli juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar di media sosial, terutama narasi yang berpotensi memicu ketegangan dan mempertentangkan masyarakat dengan aparat kepolisian.

Menurutnya, masyarakat perlu tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada Kapolri untuk menjalankan tugas serta melakukan pembenahan di tubuh Polri.

“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Kapolri Suyudi, Polri bisa semakin solid dan semakin dipercaya. Tugas kita bersama adalah menjaga agar kepercayaan itu terus tumbuh. Polri dan masyarakat harus berjalan beriringan, bukan saling menjauh,” pungkas Sekretaris Jenderal PB PMII tersebut. (r/isl)