PADANG — Perjalanan 75 tahun Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH Unand) menjadi momentum untuk membahas masa depan penegakan hukum Indonesia. Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum, hadir dalam Rapat Pimpinan Terbuka dan Orasi Ilmiah yang digelar di Gedung Convention Hall Universitas Andalas, Jumat (25/9/2026).
Dalam agenda yang menjadi bagian dari peringatan Lustrum XV dan 75 Tahun Fakultas Hukum Universitas Andalas tersebut, Asep Nana Mulyana menyampaikan orasi ilmiah dengan tema “Transformasi Penegakan Hukum Indonesia: Tantangan Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik di Era Baru Sistem Peradilan Pidana.”
Tema tersebut mengangkat isu penting mengenai arah transformasi penegakan hukum Indonesia, terutama dalam menghadapi perubahan sistem peradilan pidana serta tuntutan terhadap terwujudnya keadilan dan kepastian hukum.
Selain itu, kepercayaan publik menjadi salah satu aspek penting dalam membangun sistem penegakan hukum yang mampu menjawab perkembangan dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Hariyadi, S.H., M.H., beserta jajaran Kejati Sumbar. Pimpinan serta sivitas akademika Universitas Andalas juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran jajaran Kejaksaan dalam forum akademik FH Unand menjadi ruang pertemuan antara institusi penegak hukum dan dunia pendidikan tinggi. Pertemuan tersebut membuka ruang pertukaran gagasan mengenai berbagai persoalan serta dinamika hukum yang terus berkembang.
Bagi FH Unand, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari refleksi perjalanan panjang selama 75 tahun dalam pendidikan dan pengembangan ilmu hukum.
Memasuki usia 75 tahun, Fakultas Hukum Universitas Andalas diharapkan terus menjadi ruang lahirnya pemikiran dan gagasan hukum yang relevan dengan kebutuhan Indonesia, termasuk dalam menghadapi perubahan sistem peradilan pidana dan tantangan penegakan hukum di masa depan.
Lustrum XV dan 75 Tahun FH Unand menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pendidikan hukum sekaligus menatap tantangan penegakan hukum Indonesia di era yang terus berubah. (bc/isl)
