Kajati Sumbar Dilepas, Muhibuddin Emban Tugas Baru di Sumatera Utara

Hukum56 Dilihat

SUMBAR — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi melepas Muhibuddin, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat untuk mengemban tugas baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis (23/4/2026).

Acara perpisahan yang digelar di Istana Gubernuran tersebut dihadiri jajaran Forkopimda serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam jamuan makan malam perpisahan (farewell dinner) yang berlangsung sederhana namun khidmat.

BACA JUGA :  Lanjutan Kasus Pemberian Kredit PT Sritex, Kejagung Periksa 13 Saksi Lagi

Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Muhibuddin selama bertugas. Ia menilai kontribusi yang diberikan telah berdampak signifikan dalam pembangunan hukum serta peningkatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Sementara itu, Muhibuddin menegaskan pentingnya pendekatan penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga preventif dan humanis. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum yang berkeadilan sekaligus memberikan manfaat nyata.

BACA JUGA :  JPU Tegaskan Kasus Nadiem Makarim Murni Penegakan Hukum Berdasarkan Fakta Persidangan

“Penegakan hukum harus mampu menghadirkan rasa keadilan, kepastian, dan kemanfaatan bagi masyarakat. Siapa pun yang memimpin Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat ke depan, saya yakin komitmen ini akan terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika pengabdian, bukan akhir dari kontribusi. Amanah baru yang diemban di Sumatera Utara diharapkan dapat terus membawa semangat pengabdian bagi masyarakat luas.

BACA JUGA :  JPU Tegaskan Adanya Intervensi dan Mens Rea Terdakwa Muhammad Kerry dkk dalam Perkara Korupsi PT Pertamina

Perpisahan ini menjadi momentum refleksi sekaligus awal perjalanan baru bagi Muhibuddin dalam melanjutkan tugas sebagai insan Adhyaksa di wilayah yang berbeda. (bc)