KAMMI ke Prabowo : Lebih Baik Kirim TNI Daripada Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Internasional46 Dilihat

JAKARTA- Dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (9/4/2025), Sebelum lawatan ke luar negeri Prabowo menyebut rencananya mengevakuasi 1.000 warga Gaza pada tahap 1 adalah mereka yang terluka, trauma, atau anak-anak yatim.

Rencana ini menimbulkan banyak perdebatan & spekulasi dari berbagai pihak, termasuk MUI,  seperti diketahui Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mempertanyakan rencana Presiden RI Prabowo Subianto mengevakuasi sejumlah warga Palestina ke Indonesia.

BACA JUGA :  PW KAMMI Sumut Desak Presiden Copot Dirut Pertamina dan Menteri ESDM, Tolak Kenaikan Harga Pertamax

Dia menggarisbawahi evakuasi warga Palestina ke luar negeri selama ini menjadi rencana Israel dan Amerika Serikat (AS) untuk mengosongkan Jalur Gaza.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melalui Jodi Setiawan,  Kepala Bidang Keummatan & Wawasan Keislaman PP KAMMI menilai pernyataan dari prabowo kurang tepat dan tidak sejalan dengan semangat juang warga Gaza Palestina.

BACA JUGA :  Demo Protes Kematian 6 Sandera Meluas, Warga Israel Mogok Massal

“Jangan sampai semangat kita membantu Palestina jadi hilang arah dan tidak sesuai dengan fakta yang ada,” ujarnya, Senin (14/4/2025)

Jordi mengatakan bahwa jangan sampai kita terjebak masuk skenario Donal Trump  dan juga Netanyahu.

“Hasil dari kajian,  KAMMI mempunyai 2 Opsi ke Prabowo. Pertama,  mengirimkan TNI untuk membantu dan mendukung terjadinya kedamaian di Palestina serta membuka pintu Rafah dan RS Indonesia di Mesir,” jelasnya.