Eka Putra Zakran Napak Tilas Kantor IMM Fahum UMSU

Medan269 Dilihat

MEDAN — Kandidat Doktor Eka Putra Zakran, SH, MH, Ketua Umum DPP AdNI yang juga menjabat Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan Bidang Hukum, HAM, LHKPN, dan LBH-AP periode 2022–2027, sepekan terakhir melakukan kunjungan kilas balik atau napak tilas ke Kantor Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Kapt. Muchtar Basri No. 3, Medan.

Kunjungan tersebut dilakukan Eka Putra Zakran, yang akrab disapa Epza, setelah dirinya diangkat sebagai dosen UMSU dengan unit kerja di Fakultas Hukum UMSU. Napak tilas itu menjadi momentum untuk mengenang kembali perjalanan dan perjuangannya sebagai kader IMM Fakultas Hukum UMSU.

Mantan Sekretaris Bidang Organisasi PK IMM Fahum UMSU periode amaliah 2004–2005 dan Ketua Bidang Kader dan Alumni periode amaliah 2004–2006 itu menceritakan berbagai pengalaman selama aktif di IMM.

BACA JUGA :  Dinilai Tak Kooperatif, Kuasa Buruh Desak Komisi II DPRD Deli Serdang Hadirkan PT Bilah Baja Makmur Abadi

Mulai dari Masa Ta’aruf (Masta), pelatihan, perkaderan, seminar, bakti sosial, hingga keterlibatannya dalam program studi banding PK IMM Fahum UMSU ke University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2005.

Menurut Epza, kembali menginjakkan kaki di lingkungan kampus, khususnya di kantor PK IMM Fahum UMSU, membangkitkan banyak kenangan tentang masa-masa perjuangannya sebagai mahasiswa dan kader organisasi.

“Alhamdulillah, setelah enam tahun menunggu lamanya, sekarang tibalah saatnya saya harus berdedikasi dan mengabdikan diri di almamater UMSU, kampus unggul, cerdas, terpercaya ini,” ujar Eka Putra Zakran kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA :  Masyarakat Diminta Waspada, Ada Oknum Catut WA dan Nama Kasi Penkum Minta Sejumlah Uang

Ia mengatakan, pengalaman sebagai pengacara telah memberinya banyak pelajaran di luar kampus. Namun, dirinya mengaku tidak pernah melupakan almamater, khususnya Fakultas Hukum UMSU.

“Sebagai pengacara saya banyak mendapat pengalaman di luar, tapi saya tidak pernah melupakan almamater saya, Fakultas Hukum UMSU. Terlebih kantor PK IMM Fahum yang berada di bawah tangga ini. Banyak kenangan di sini,” katanya.

Epza mengenang kantor sederhana tersebut sebagai tempat dirinya dan para kader IMM belajar berbagai hal, mulai dari rapat, berdebat, bermusyawarah, berlatih administrasi, membangun mimpi, hingga makan bersama.

“Karena kami ditempa di sini. Mulai dari belajar rapat, debat, musyawarah, latihan administrasi, membangun mimpi, hingga makan nasi umat. Hal itu semata-mata dilakukan dalam rangka belajar, karena amanat IMM dalam bait Mars IMM adalah mempersiapkan tampuk pimpinan umat nanti,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Krisis Listrik dan Air di Medan, Massa Demo Kantor PLN Tuntut Kompensasi Nyata

Ia juga mengaku masih mengingat kuat jargon IMM yang menjadi salah satu nilai yang melekat dalam perjalanan dirinya sebagai kader.

“Hal menarik lainnya yang tidak pernah saya lupa dan saya ingat betul sejak dulu hingga sekarang terkait jargon IMM adalah ‘Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual’. Sedangkan motonya adalah ‘Billahi fii sabilililhaq, fastabiqul khairat’,” ujar Eka Putra Zakran.

Belakangan, nama Eka Putra Zakran juga kerap disapa dengan sebutan “UDA” atau “Ustadz Dunia Akhirat”. (r/isl)