MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengapresiasi penyelenggaraan Pemilihan Duta Menulis Sumatera Utara (Sumut) 2026. Ia menilai profesi penulis merupakan pekerjaan yang membanggakan dan patut mendapatkan penghargaan di tengah masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menerima audiensi jajaran Duta Menulis Sumut di Balai Kota Medan, Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Zakiyuddin menyayangkan masih adanya pandangan yang meremehkan profesi penulis. Padahal, menurutnya, budaya membaca dan menulis merupakan salah satu indikator penting dalam membangun masyarakat yang maju.
“Jangan kita memandang sepele minat terhadap menulis dan membaca, padahal negara maju itu dapat dilihat dari tinggi rendahnya minat literasi masyarakat. Untuk itu kami siap mendukung dan mewadahi masyarakat yang memiliki minat di bidang literasi ini,” tegas Zakiyuddin.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi, Pemerintah Kota Medan berencana memperbanyak ruang baca dan perpustakaan yang nyaman serta mudah diakses masyarakat.
“Saya akan mendukung dan berusaha terus memperbanyak perpustakaan di Kota Medan,” tambahnya.
Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap. Ia menyatakan kesiapan instansinya untuk mendukung berbagai program yang dapat meningkatkan minat baca dan menulis masyarakat.
Salah satu upaya yang selama ini dijalankan adalah program Perpustakaan Keliling yang secara rutin menyambangi sekolah-sekolah.
“Salah satu program penguatan literasi yang kami lakukan melalui Perpustakaan Keliling yang rutin menyambangi sekolah-sekolah,” jelas Martinijal.
Sementara itu, Founder Duta Menulis Sumatera Utara, Lord Juju, menjelaskan bahwa pihaknya akan kembali menggelar Pemilihan Duta Menulis Sumut 2026 yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.
Ajang tersebut diharapkan menjadi wadah untuk melahirkan penulis-penulis muda berbakat dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, menuangkan gagasan melalui tulisan, serta berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi.
Lord Juju turut menyinggung keberhasilan Duta Menulis Indonesia 2026, Anisa Putri Indriana, melalui karyanya berjudul Cinta Tukang Parkir, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi calon penulis lainnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan, Benny Iskandar.
Dukungan Pemerintah Kota Medan terhadap ajang ini diharapkan dapat memperluas ruang bagi tumbuhnya penulis baru sekaligus memperkuat budaya membaca dan menulis sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kota Medan dan Sumatera Utara. (r/isl)
