Dimulai Serentak, Prof. Zudan Pastikan Sistem CAT BKN Jamin Transparansi SKD Sekolah Kedinasan

Nasional11 Dilihat

JAKARTA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan 2026 resmi dimulai serentak pada Selasa (22/9/2026). Sebanyak 103.647 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan ujian tersebut hingga 7 Oktober 2026.

Untuk memastikan pelaksanaan SKD berjalan lancar dan menjangkau peserta di berbagai daerah, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan 36 titik lokasi ujian yang tersebar di seluruh kantor BKN di Indonesia.

Kepala BKN, Prof. Zudan, saat membuka secara resmi pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 secara daring dan luring di Kantor Pusat BKN, Jakarta, menegaskan bahwa proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang telah teruji dalam pengadaan CASN.

BACA JUGA :  Membanggakan, Prof Zudan Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Terbaik Seluruh Indonesia 

Menurutnya, sistem CAT memungkinkan proses seleksi berlangsung secara transparan dan hasilnya tidak dapat diintervensi.

“Untuk mendapatkan kader terbaik hanya bisa dilakukan dengan cara seleksi terbaik. Kita awali seleksi terbaik ini BKN. Seleksi terbaik ini bisa dilakukan apabila potensi terbaik anak-anakku semua bisa tergali, mengerjakan dengan kemampuan terbaik dan hasilnya tidak bisa diintervensi,” tegas Prof. Zudan.

Ia menjelaskan, peserta dapat mengetahui hasil pengerjaannya secara langsung setelah menyelesaikan seluruh soal. Nilai dan urutan hasil seleksi juga dapat diketahui secara transparan.

Selain itu, BKN menyediakan akses live score yang dapat dipantau masyarakat melalui kanal YouTube resmi kantor BKN sesuai wilayah titik lokasi pelaksanaan ujian.

BACA JUGA :  Puji 12 Tahun Kepemimpinan Ketua Umum KORPRI, Menag: Sulit Mencari Sosok Seperti Prof Zudan

Menurut Prof. Zudan, mekanisme tersebut merupakan bagian dari upaya BKN memastikan kemampuan peserta dapat tergali secara optimal sekaligus menjaga proses seleksi tetap objektif.

Ia juga mengimbau seluruh peserta mengikuti ujian dengan tenang, fokus, dan percaya diri. Peserta diminta tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu ataupun memengaruhi hasil seleksi.

Prof. Zudan menegaskan bahwa hasil CAT dapat diketahui secara langsung setelah ujian, sehingga peserta cukup mengandalkan kemampuan masing-masing selama mengikuti proses seleksi.

Sementara itu, pada hari pertama pelaksanaan SKD di BKN Pusat, peserta yang mengikuti ujian merupakan pelamar sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BACA JUGA :  Tak Terima Disebut Hadratussyaikh, Cabup Ini Laporkan Jurnalis ke Polisi

Secara keseluruhan, pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 berlangsung di berbagai titik lokasi dengan memanfaatkan seluruh jaringan kantor BKN di Indonesia, mulai dari BKN Pusat, Kantor Regional I hingga XIV, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN.

Lokasi pelaksanaan ujian tersebut mencakup wilayah Indonesia dari bagian barat hingga timur, sehingga peserta dapat mengikuti SKD pada titik lokasi yang telah ditentukan sesuai mekanisme seleksi. (bc/isl)