Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan Rp500 Juta untuk Masjid Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Nasional370 Dilihat

ACEH TAMIANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sertipikat tanah wakaf untuk Masjid Salman Alfarisi di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (23/7/2026). Pada kesempatan yang sama, ia juga menyerahkan bantuan tahap awal sebesar Rp500 juta dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendukung pembangunan kembali masjid yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 2025.

Nusron menjelaskan, kehadirannya tidak hanya mewakili Kementerian ATR/BPN, tetapi juga sebagai Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana yang mengemban amanah menyalurkan bantuan dari para donatur.

BACA JUGA :  Cegah Penyebaran HIV/AIDS di Lapas, Ketum HARI Desak Kementerian IMIPAS Wajibkan Cek Darah Napi

“Saya hadir atas nama Menteri ATR/Kepala BPN untuk menyerahkan sertipikat. Sekalian saya hadir atas nama MUI menyampaikan titipan para donatur. Ini bukan bantuan dari saya, melainkan amanah yang dititipkan melalui MUI untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” ujar Nusron.

Ia mengungkapkan, MUI menetapkan Masjid Salman Alfarisi sebagai penerima bantuan pembangunan dengan total nilai Rp2 miliar. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap mengikuti perkembangan pembangunan di lapangan.

“Hari ini kami menyerahkan tahap awal sebesar Rp500 juta. Selanjutnya akan disesuaikan dengan progres pembangunan. Kami hanya mengantarkan amanah para donatur sehingga seluruh prosesnya harus dipertanggungjawabkan dengan baik,” katanya.

BACA JUGA :  Danwingdik 800/Pasgat Resmi Tutup Kursus Para Dasar Angkatan 2025

Selain menyerahkan bantuan, Nusron juga meninjau perkembangan rehabilitasi pascabencana di Aceh Tamiang. Ia mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang untuk memastikan pelayanan pertanahan tetap berjalan serta meninjau lokasi hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana.

Dalam proses pemulihan, Kementerian ATR/BPN memberikan dukungan melalui penyediaan lahan untuk pembangunan Huntap, penerbitan sertipikat pengganti bagi masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen pertanahan akibat bencana, serta penyusunan skema konsolidasi tanah di kawasan yang mengalami perubahan fisik akibat banjir.

BACA JUGA :  Penyerahan Simbolis Hewan Qurban Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah di Kejaksaan Agung

Nusron berharap sinergi antara pemerintah, MUI, dan berbagai pemangku kepentingan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak, baik dari sisi kepastian hukum atas tanah maupun pembangunan kembali sarana ibadah dan kehidupan sosial masyarakat.

Turut mendampingi Menteri Nusron dalam kunjungan tersebut Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol ATR/BPN Achmad, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh Arinaldi, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang Husni. (r/isl)