KNPI Apresiasi Ajakan Persatuan Dasco, Tegaskan Indonesia Harus Berdaulat atas SDA dan Pasar Modal

News17 Dilihat

JAKARTA – Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Muhammad Natsir, mengapresiasi ajakan persatuan yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, semangat persatuan menjadi modal penting untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan mendorong pembangunan nasional.

Natsir menegaskan, kedaulatan pasar modal merupakan bagian penting dari kedaulatan ekonomi bangsa. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi the next leader market di kawasan Asia Pasifik. Namun, potensi tersebut harus didukung kemampuan negara dalam mengatur, mengawasi, dan memastikan pasar modal berjalan sesuai dengan kepentingan nasional.

BACA JUGA :  F-Gerindra Dorong Penerapan Ranperda Fokus Ekonomi Syariah

“Pasar modal harus dibangun dengan tata kelola yang kuat, transparan, dan akuntabel, sekaligus mampu melindungi kepentingan investor dan perekonomian Indonesia,” kata Natsir di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Menurut Natsir, semangat kedaulatan tidak boleh berhenti pada satu sektor. Prinsip tersebut harus menjadi landasan dalam seluruh agenda pembangunan nasional, mulai dari pengelolaan sumber daya alam (SDA) hingga penguatan pasar modal.

“Kekayaan sumber daya alam dan kekuatan pasar keuangan harus ditempatkan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Bobby Tinjau Proyek Floodway Sei Sikambing-Belawan

Ia menekankan, Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar bagi kepentingan global. Lebih dari itu, Indonesia harus mampu menentukan arah dan masa depan ekonominya sendiri dengan mengoptimalkan potensi nasional demi kepentingan rakyat.

Dalam konteks tersebut, Natsir menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang konsisten mengarahkan Indonesia menuju negara berdaulat merupakan visi kepemimpinan yang patut didukung.

“Visi besar tentang kemandirian dan kedaulatan bangsa membutuhkan keberanian, konsistensi, serta kebijakan strategis yang mampu menempatkan kepentingan nasional di atas segala kepentingan lainnya,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bukber Akbar Gerindra Sumut, Santuni Anak Yatim Piatu dan Bagikan Ribuan Takjil

Natsir juga mengapresiasi peran Sufmi Dasco Ahmad yang dinilainya mampu menangkap visi besar Presiden secara cermat dan strategis, termasuk melalui ajakan untuk menjaga persatuan.

Menurutnya, keselarasan antara visi kepemimpinan nasional dan langkah politik yang tepat menjadi modal penting untuk memastikan agenda kedaulatan dapat diwujudkan secara nyata.

“Indonesia harus berani berdaulat atas sumber daya alamnya, berdaulat dalam mengelola pasar modalnya, dan percaya diri menjadi kekuatan ekonomi utama di Asia Pasifik,” pungkas Natsir. (bc/isl)