Truk Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Sopir Selamat Diduga Akibat Rem Blong

PERISTIWA84 Dilihat

PADANG – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (23/7/2026) malam. Sebuah truk yang melaju dari arah Solok menuju Kota Padang diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan, sehingga hilang kendali, menabrak pembatas jalan, lalu terjun ke jurang.

Meski insiden berlangsung dramatis, sopir truk berhasil selamat setelah lebih dahulu dievakuasi oleh warga sekitar sebelum Tim SAR Gabungan tiba di lokasi. Korban hanya mengalami luka ringan di bagian kepala dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Padang langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.

BACA JUGA :  Kebakaran Hebat Landa Pabrik Inti Sawit di Medan Labuhan, Warga Khawatir Terjadi Ledakan

“Begitu laporan diterima, kami langsung memberangkatkan 14 personel Rescue menggunakan Rescue Car D-Max Box yang dilengkapi peralatan ekstrikasi, mountaineering, peralatan medis, serta perangkat komunikasi untuk mendukung proses evakuasi,” ujar Abdul Malik.

Korban diketahui bernama Nurdiansyah (40), seorang sopir asal Terusan Nyunyai, Kecamatan Bandar Agung, Kabupaten Lampung Tengah.

Berdasarkan informasi di lapangan, truk yang dikemudikan Nurdiansyah diduga mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun Sitinjau Lauik. Kendaraan kemudian tidak terkendali, menghantam pembatas jalan, dan terperosok ke dalam jurang pada titik koordinat 0°56’28.76″S – 100°32’16.23″T.

BACA JUGA :  JAMPIDSUS, Kapuspenkum dan Kajati Ikuti Upacara Penyerahan Jenazah Calon Jaksa Almarhum Reynanda Primta Ginting

Tim SAR Gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 21.37 WIB. Namun, saat proses evakuasi akan dilakukan, korban ternyata telah berhasil diselamatkan oleh warga.

“Korban sudah berhasil dievakuasi masyarakat sebelum tim tiba. Selanjutnya personel kami memberikan penanganan medis terhadap korban yang mengalami luka ringan di bagian kepala hingga kondisinya stabil,” jelas Abdul Malik.

Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan tidak ada korban lain dalam peristiwa tersebut, operasi pencarian dan penyelamatan resmi ditutup pada Jumat (24/7/2026) pukul 00.25 WIB usai dilakukan evaluasi (debriefing) bersama seluruh unsur yang terlibat.

Abdul Malik mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kecelakaan, mulai dari Basarnas Padang, Polresta Padang, Polsek Lubuk Kilangan, Ambulans Marola, Rumah Zakat, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), hingga masyarakat sekitar yang bergerak cepat memberikan pertolongan.

BACA JUGA :  Nezar Djoeli Minta Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

Ia juga mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur Sitinjau Lauik yang dikenal memiliki tanjakan dan turunan curam serta tikungan tajam.

“Pastikan kendaraan benar-benar layak jalan, terutama sistem pengereman. Yang paling penting adalah selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (bc/isl)