Berbeda Pilihan Politik, Tetap Bersaudara: Dialog Keislaman dan Kebangsaan di Radio Al Fatih Medan

Politik, Sumut72 Dilihat

MEDAN – Radio Al Fatih Medan kembali menghadirkan dialog keislaman dan kebangsaan melalui program On Air dengan mengangkat tema “Peran Politik Islam terhadap Ukhuwah Islamiyah”, Jumat (25/9/2026)

Dialog tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. H. M. Arfan Daulay, S.Ag., MA, Ketua DPW Partai Masyumi Sumatera Utara, dan Dr. H. Milhan Yusuf, MA, Ketua Lembaga Ukhuwah Umat Islam (LUUI) MUI Sumatera Utara. Dialog dipandu Islahuddin Panggabean selaku host.

Tema tersebut dibahas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hubungan antara politik Islam, persatuan umat, serta pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

BACA JUGA :  Kota Berkelanjutan Menurut Islam

Dalam dialog, Arfan Daulay menyampaikan bahwa politik dalam perspektif Islam tidak semata-mata dipahami sebagai aktivitas untuk memperoleh kekuasaan. Politik, menurutnya, juga dapat menjadi sarana memperjuangkan kemaslahatan masyarakat, menegakkan keadilan, menjaga amanah, serta menyuarakan kepentingan umat secara bertanggung jawab.

Ia menegaskan, perbedaan pilihan dan pandangan politik hendaknya tidak menjadi alasan untuk memutuskan persaudaraan sesama umat Islam.

“Politik harus menjadi instrumen yang memperkuat persatuan, bukan memperlebar perpecahan,” ujarnya.

Sementara itu, Milhan Yusuf menekankan pentingnya menempatkan ukhuwah Islamiyah sebagai landasan dalam menyikapi dinamika kehidupan politik umat.

BACA JUGA :  Prof. Ridha Dharmajaya Dukung Penguatan DPW Partai Masyumi Sumut, Siapkan Radio dan Aula untuk Sosialisasi

Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari kehidupan demokratis. Namun, persaudaraan sesama Muslim harus tetap dijaga dengan mengedepankan sikap saling menghormati, dialog, menghindari prasangka dan konflik, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.

Dialog juga membahas pentingnya sinergi antara tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, partai politik, dan seluruh elemen umat dalam membangun kehidupan sosial-politik yang sehat, santun, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Melalui program On Air Radio Al Fatih Medan tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh wawasan bahwa aktivitas politik dan ukhuwah Islamiyah tidak harus dipertentangkan.

BACA JUGA :  KaKanwil Kemenagsu Apresiasi Gerak Cepat Polres Sibolga Tangani Kasus Penganiayaan di Mesjid Agung Kota Sibolga

Politik dapat menjadi bagian dari ikhtiar umat untuk menghadirkan kemaslahatan apabila dijalankan dengan nilai-nilai keislaman, etika, amanah, dan keadilan, sekaligus tetap menjaga persaudaraan.

Pesan utama yang mengemuka dalam dialog tersebut adalah:

“Berbeda dalam pilihan politik, tetap bersaudara dalam ukhuwah Islamiyah.”

Kegiatan On Air ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan edukasi publik untuk mendorong budaya politik yang dewasa dan dialogis, dengan tetap menjunjung tinggi persatuan umat serta keutuhan bangsa. (r/isl)