Arus Balik Lebih Padat dari Mudik, Penumpang Kereta di Sumut Tembus 11.814 Orang

Sumut130 Dilihat

MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara mencatat lonjakan jumlah penumpang pada puncak arus balik Lebaran 2026 yang bahkan melampaui puncak arus mudik.

Pelaksana Tugas (Plt) Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pada puncak arus balik yang terjadi Rabu (25/3/2026), jumlah pelanggan mencapai 11.814 orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan puncak arus mudik pada 18 Maret lalu yang mencatat 10.940 penumpang.

BACA JUGA :  Mubes IKAMA 6 Segera Digelar: Memilih Calon Ketua Umum Baru

Menurut Anwar, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat pada fase arus balik tahun ini lebih masif dibandingkan saat keberangkatan mudik.

“Volume penumpang pada arus balik cenderung lebih besar. Hal ini dipengaruhi kebijakan Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) di sejumlah instansi, serta jadwal kegiatan belajar mengajar yang baru dimulai pada 30 Maret,” ujarnya di Medan, Jumat (27/3/2026).

Secara kumulatif, selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah mendistribusikan sebanyak 186.861 tiket kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Kericuhan Warnai Pelantikan KA KAMMI Sumut di Kantor Gubernur, Dua Orang Terluka, Polisi Amankan Sejumlah Orang

KAI juga mengimbau calon penumpang untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI guna memastikan ketersediaan tempat duduk untuk berbagai tujuan di wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, Anwar menyebutkan bahwa pergerakan penumpang tahun ini menunjukkan distribusi yang cukup merata. Tidak hanya menuju Kota Medan, volume keberangkatan dari Stasiun Medan ke daerah penyangga di wilayah pantai timur juga tercatat tinggi.

BACA JUGA :  Buka Raker Kanwil Kemenagsu , Irjen Kemenag RI Ingatkan Integritas dan Disiplin ASN

Fenomena ini mencerminkan mobilitas masyarakat urban yang telah menyelesaikan masa libur di ibu kota provinsi dan kembali ke daerah tempat mereka beraktivitas.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi utama selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026,” tutup Anwar. (an/isl)