SERDANG BEDAGAI — Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jamhur Hidayat, bersama jajaran MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara (PP Sumut), menggelar Gerakan Tobat Ekologis Nasional melalui penanaman 100 ribu pohon pelindung di kawasan Pantai Romantis, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang asri, aman, sehat, bersih, dan indah melalui gerakan Indonesia ASRI.
Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jamhur Hidayat, mengapresiasi keterlibatan Pemuda Pancasila dalam gerakan pelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Lingkungan hidup merupakan kepentingan bersama. Hari ini kita bersatu untuk memuliakan lingkungan. Terima kasih kepada Pemuda Pancasila yang telah melaksanakan gerakan penanaman 100 ribu pohon di Sumatera Utara,” ujarnya.
Menurut Jamhur, persoalan lingkungan menjadi salah satu perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Terima kasih Pemuda Pancasila yang sudah mendukung program Presiden Prabowo,” kata Jamhur.
Di tempat yang sama, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara, H. Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Bang Ijeck, mengatakan gerakan penanaman 100 ribu pohon tersebut merupakan bentuk dukungan organisasi terhadap program pemerintah sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan.
“Untuk mendukung program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kami bersama seluruh kader dan MPC yang terlibat, hari ini melaksanakan Gerakan Tobat Ekologis Nasional melalui penanaman 100 ribu pohon di Sumatera Utara. Kegiatan ini melibatkan seluruh MPC Pemuda Pancasila se-Sumut,” kata Bang Ijeck.
Dalam keterangannya, Bang Ijeck berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi berlanjut melalui pemeliharaan pohon dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Menurutnya, keberhasilan gerakan penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlangsungan pertumbuhannya serta manfaat yang dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Apa yang kita kerjakan hari ini untuk anak dan cucu kita di masa depan. Terima kasih atas dukungan kementerian lingkungan hidup yang hari ini Bapak Menteri ikut turut serta menanam bersama kami,” tegas Bang Ijeck. (r/isl)
