Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Dimulai di Desa Pasar Sorkam, Tapanuli Tengah

Sumut76 Dilihat

Tapanuli Tengah — Harapan masyarakat pesisir untuk memiliki kawasan permukiman dan sentra kehidupan nelayan yang lebih baik mulai menemukan titik terang. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih kini mulai dilaksanakan di Desa Pasar Sorkam, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pembangunan tersebut merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Nilai kontrak pembangunan tercatat sebesar Rp7.381.186.462, dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Bukit Zaitun, sedangkan konsultan pengawas adalah PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

Pantauan di lokasi pada Senin (28/9/2026) menunjukkan aktivitas pekerjaan konstruksi telah dimulai. Sejumlah alat berat terlihat berada di area pembangunan, disertai pekerjaan awal di kawasan yang akan menjadi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.

BACA JUGA :  Polemik BLT di Tengah Masyarakat Tapanuli Tengah

Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan

Kepala Desa Pasar Sorkam, Hasdar Efendi Pasaribu, mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.

Kehadiran kawasan tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.

Kawasan nelayan yang tertata dengan dukungan infrastruktur memadai dan terintegrasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan kehidupan para nelayan beserta keluarganya.

BACA JUGA :  MUI Sumut Gelar Muzakarah Komisi Fatwa, Bahas Urgensi Sidang Isbat dan Fikih Qurban Jelang Iduladha 1447 H

Desa Pasar Sorkam sendiri berada di kawasan pesisir Kecamatan Sorkam Barat yang aktivitas masyarakatnya cukup erat dengan sektor kelautan dan perikanan. Karena itu, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Transparansi dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian

Karena pembangunan tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN, masyarakat tentu berharap pelaksanaan proyek dilakukan secara transparan, tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan juga menjadi hal penting agar setiap tahapan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dan menghasilkan fasilitas yang berkualitas serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Masyarakat juga berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak berhenti pada penyediaan sarana dan prasarana. Program tersebut diharapkan dapat diikuti dengan pemberdayaan ekonomi, penguatan usaha nelayan, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta pengembangan berbagai potensi ekonomi pesisir.

BACA JUGA :  MAN 2 Padangsidimpuan Gelar Zikir dan Doa untuk NTT dan Kalimantan

Diharapkan Menjadi Ikon Baru Sorkam Barat

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pasar Sorkam diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kawasan pesisir Tapanuli Tengah.

Masyarakat kini menanti hasil pembangunan tersebut. Bukan hanya bangunan yang berdiri, tetapi juga sebuah kawasan yang mampu menghadirkan kehidupan yang lebih tertata, produktif, dan sejahtera bagi masyarakat nelayan.

Dari Pasar Sorkam, sebuah harapan baru bagi masyarakat pesisir Tapanuli Tengah mulai dibangun. (r/isl)