Tak Mau Antri, Personel Samapta Ngamuk dan Aniaya Anggota Brimob

News40 Dilihat

Medan, – Diduga emosi saat antri di Ajungan Tunai Mandiri (ATM), seorang personel Samapta dengan arogannya memukuli anggota Brimob.

Aksi sok jago ini terekam Video CCTV dan menjadi viral di media sosial (medsos). Rabu (22/3/2023).

Video ini diunggah oleh akun instagram @seputar_binjai.

Dalam video, salah seorang anggota polisi yang diketahui berinisial RK dengan pangkat Bripda ini memukul anggota polisi berpangkat Bripka berinisial MS.

Dalam narasinya pengunggah video menyebutkan kalau pemukulan ini bermula ketika dua anggota Polri itu bertemu di gerai mesin ATM di Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (19/3/2023) lalu.

BACA JUGA :  Dishub Medan Amankan Puluhan Orang Pelaku Pungli Pasca Penggratisan Parkir

“Menurut info, Bripda RK diduga memaksa supaya didahulukan untuk melakukan transaksi di mesin ATM,” jelas pengunggah video.

“Oleh adek leting, malah memplototin seniornya sembari marah dan berujar: aku anggota Sabhara, mau cepat dan buru-buru,” ujarnya.

Perkataan Bripda RK ini membuat suasana menjadi tegang. Korban Bripka MS berusaha sabar dan berkata: saya ini seniormu, tugas di Brimob.

BACA JUGA :  Mural -JNE Kolaborasi dengan Pemko Hiasi Pusat Kota

“Namun sang junior (RK) bukan mereda, malah melawan: ini bukan dinas, kumakan kamu nanti,” pungkas pengunggah video.

Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak menjelaskan pihaknya telah menangani kasus ini.

Penganiayaan ini mengakibatkan korban Bripka MS mengalami luka di bagian wajah.

“Laporan sudah kita terima ya, dan sudah kita tangani,” ujarnya ketika dikonfirmasi Rabu (22/03/23), sore.

BACA JUGA :  Demo Kejati Sumut, Massa Koman Koran Desak Agar Pj Bupati Tapteng Diperiksa Dugaan Pungli

Christin menjelaskan seorang pelaku berinisial Bripda RK telah diamankan di Provost Ditsamapta Polda Sumut.

“Satu orang sudah diamankan di Dit Samapta Polda Sumut,” ungkapnya.

Disinggung mengenai penyebab pemukulan karena Bripda RK tak sabar antri di ATM

Kapolsek menjelaskan pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Dugaan sementara karena cekcok, masih kita dalami dulu ya,” jawabnya.(iwp)

Teks foto, Terduga pelaku saat diamankan.(Ist)