Bakti TNI untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Modular di Gunungsitoli Capai Tahap Pengecoran Abutmen

Sumut14 Dilihat

Gunungsitoli – Pembangunan jembatan modular sepanjang 30 meter di Dusun I, Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, terus menunjukkan progres. Memasuki Rabu (5/8/2026), pekerjaan telah mencapai tahap pengecoran bagian bawah abutmen tepi dekat sebagai fondasi utama penyangga jembatan.

Pembangunan yang merupakan bagian dari program Bakti TNI untuk Rakyat ini menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program percepatan pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu mengakhiri kesulitan masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk beraktivitas, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah.

BACA JUGA :  PD-14 Sumut Percaya Gubsu Bobby Nasution Tak Pangkas Anggaran Bencana

Selama bertahun-tahun, warga Desa Lolomoyo Tuhemberua menghadapi risiko keselamatan setiap kali melintasi sungai, terutama saat debit air meningkat. Melalui pembangunan jembatan modular ini, akses masyarakat akan menjadi lebih aman sekaligus memperkuat konektivitas antara Desa Lolomoyo Tuhemberua dan Desa Lolowonu Niko’otano melalui ruas jalan strategis antardesa.

Pada tahapan pekerjaan kali ini, personel di lapangan melaksanakan pengecoran abutmen sebagai bagian penting dalam memperkuat struktur fondasi sebelum memasuki proses konstruksi berikutnya. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 12,2 persen.

BACA JUGA :  Aksi Korem 051/WKT, Perbaikan Sanitasi Panti Asuhan di Sawangan Dikebut

Pembangunan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan personel Yon TP 903/Baluseda, Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, serta masyarakat setempat. Berbagai peralatan seperti excavator, mesin molen, cangkul, parang, sabit, dan artco dikerahkan guna mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi wujud semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga, mulai dari memperlancar akses pendidikan, meningkatkan mobilitas masyarakat, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  KAMMI Sumut Minta Pemerintah Usir Dubes Amerika di Seluruh Indonesia dan Bangun Persenjataan Nuklir

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan modular tersebut merupakan implementasi nyata komitmen TNI Angkatan Darat melalui program Bakti TNI untuk Rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang lebih aman dan layak bagi masyarakat. Melalui program pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, TNI ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan, mobilitas warga, dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya. (r/isl)