LOPIAN, TAPANULI TENGAH — H. Ir. Buyung Sitompul, MT, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushala Madinatul Quran di Lopian, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan sarana ibadah yang diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat.
Prosesi peletakan batu pertama tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan tempat ibadah yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi Qurani dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Pembangunan Mushala Madinatul Quran diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas ibadah yang memadai. Selain itu, keberadaannya kelak diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kegiatan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, remaja, serta masyarakat sekitar.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, mushala ini diharapkan menjadi pusat aktivitas umat, tempat mempererat tali silaturahmi, serta ruang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Peletakan batu pertama tersebut juga menjadi simbol dimulainya ikhtiar bersama dalam membangun sarana keagamaan. Proses pembangunan tentu membutuhkan semangat gotong royong, kepedulian, dan dukungan berbagai pihak agar mushala dapat diselesaikan serta dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Dengan dimulainya pembangunan Mushala Madinatul Quran, masyarakat Lopian diharapkan semakin memiliki ruang untuk memperkuat kehidupan beragama dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ke depan, Mushala Madinatul Quran diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berperan dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. (r/isl)
