PP Muhammadiyah dan Kapolri Perkuat Sinergi Cegah Kejahatan dan Jaga Ketertiban Masyarakat

Nasional, News62 Dilihat

JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajaran di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah berbagai tindak kejahatan.

Kapolri disambut langsung Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersama Sekretaris Umum Abdul Mu’ti, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas dan Muhadjir Effendy, serta Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin.

Haedar mengatakan, Muhammadiyah dan Kepolisian Republik Indonesia memiliki komitmen yang sejalan dalam menjaga kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Keduanya berupaya menciptakan ketertiban sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Penyebab ‘Blackout Sumatera’ Bukan Sabotase, Bareskrim Polri Bongkar Hasil Investigasi

“Kepolisian Republik Indonesia juga selalu ingin hadir menciptakan ketertiban masyarakat dan kesejahteraan. Dan di situlah juga Muhammadiyah selalu berkomitmen yang sama,” ujar Haedar.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak turut membahas berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, termasuk penyalahgunaan narkoba dan praktik pinjaman yang merugikan masyarakat.

Haedar menekankan pentingnya memperkuat ketahanan sosial agar masyarakat memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menghindari berbagai persoalan tersebut.

Sementara itu, Kapolri mengapresiasi dukungan Muhammadiyah dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif.

BACA JUGA :  Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu Blue Ice di Pidie, Diduga Libatkan Ahli Kimia

Ia menegaskan, sinergi Polri dan Muhammadiyah akan terus dilanjutkan dengan berlandaskan semangat amar makruf nahi mungkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.

“Kami yakin dengan semangat yang sama, yaitu amar makruf nahi mungkar, bagaimana kita menebar kebaikan dan juga mencegah terjadi kejahatan. Inilah semangat yang digelorakan antara kami dan Muhammadiyah ini akan kami lanjutkan,” ungkap Suyudi.

Kapolri menjelaskan, penguatan kerja sama akan dilakukan melalui edukasi dan literasi di berbagai lingkungan, mulai dari tempat ibadah, sekolah, kampus, hingga pesantren.

BACA JUGA :  Objek Tanah Jefri Ananta Overlap SHM Diduga Tak Sesuai Bidang, Satgas Mafia Tanah Diminta Periksa Pejabat Kantah Medan

Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah beragam tindak kejahatan, termasuk penyalahgunaan narkotika, penipuan, kejahatan jalanan, aksi geng, dan balap liar.

Selain edukasi, Polri juga merencanakan kegiatan bersama masyarakat, antara lain salat Subuh berjamaah, salat Jumat keliling, program Minggu Kasih, serta kunjungan ke tempat ibadah agama lain.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polri berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat, toleransi antarumat beragama semakin kuat, serta tercipta situasi keamanan yang kondusif, damai, dan harmonis.