KSAD Australia Puji Prajurit Perempuan TNI: Mereka Sangat Menginspirasi

Nasional17 Dilihat

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Australia, Letnan Jenderal Susan May Coyle, memberikan apresiasi tinggi kepada prajurit perempuan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia menilai para prajurit perempuan Indonesia memiliki potensi besar dan mampu meraih berbagai pencapaian dalam karier militer.

Apresiasi tersebut disampaikan Letjen Susan Coyle saat berkunjung ke Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia mengaku terkesan setelah bertemu dan berdialog langsung dengan prajurit perempuan TNI dari berbagai jenjang kepangkatan.

“Pagi ini saya bertemu dengan para prajurit wanita militer Indonesia yang luar biasa, mulai dari perwira tinggi berpangkat bintang dua hingga tingkat prajurit. Mereka sangat menginspirasi, dan saya yakin mereka dapat meraih apa pun yang mereka cita-citakan,” ujarnya saat diwawancarai Indonesianow.co di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin Angkatan Darat Australia, Letjen Coyle juga mendorong perempuan muda agar tidak ragu meniti karier di institusi pertahanan.

BACA JUGA :  JAM-Intelijen: Urgensi Kepemimpinan Berkesadaran untuk Menjawab Tantangan Penegakan Hukum di Era Modern

Menurutnya, dunia militer tidak semata-mata identik dengan laki-laki maupun pekerjaan yang mengandalkan kekuatan fisik. Saat ini, institusi militer menawarkan beragam bidang profesi dan peluang pengembangan karier bagi setiap personel yang memiliki kemampuan serta komitmen.

“Saran saya bagi para wanita yang ingin bergabung: cobalah dengan sungguh-sungguh, Anda tidak akan rugi apa pun,” katanya.

Perjalanan Karier hingga Menjadi KSAD

Dalam kesempatan tersebut, Letjen Coyle turut membagikan perjalanan kariernya di lingkungan militer Australia. Kariernya dimulai sebagai perwira perhubungan (signals officer) yang bertugas di bidang komunikasi hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan tertinggi di Angkatan Darat Australia.

Ia menilai sistem pendidikan dan pelatihan militer memberikan kesempatan kepada setiap personel untuk mengembangkan kemampuan serta menempati posisi sesuai bidang yang diminati.

“Namun, kami melatih personel kami dan mereka berkesempatan untuk bergabung serta menjalankan pekerjaan apa pun yang mereka inginkan. Bagi saya pribadi, saya bergabung sebagai perwira perhubungan (signals officer), yaitu bidang komunikasi, dan saya telah menjalani karier yang penuh hingga kini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Prabowo Kumpulkan 800 Pejabat TNI-Polri di Istana, Maruli Bicara Bursa Panglima dan Rotasi Pangkostrad

Perkuat Kerja Sama TNI AD dan Australia

Sementara itu, kunjungan Letjen Susan Coyle ke Indonesia juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan antara TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Australia.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menerima kunjungan kehormatan Letjen Coyle di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan keterangan Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad), kunjungan tersebut diawali dengan upacara penghormatan militer sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan Angkatan Darat Australia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan courtesy call di ruang tamu KSAD.

BACA JUGA :  Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 2026

Dalam pertemuan itu, kedua pimpinan Angkatan Darat membahas pengembangan hubungan bilateral, kerja sama pertahanan, serta berbagai peluang untuk meningkatkan kemitraan kedua institusi.

Selama ini, kerja sama TNI AD dan Angkatan Darat Australia mencakup latihan bersama, pendidikan dan pelatihan, pertukaran personel, serta peningkatan kapasitas dan profesionalisme prajurit.

Berbagai program tersebut diarahkan untuk memperkuat saling pengertian, membangun kepercayaan, dan meningkatkan interoperabilitas kedua Angkatan Darat.

“Di tengah dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemitraan kedua Angkatan Darat serta mendukung stabilitas dan keamanan kawasan,” demikian keterangan Dispenad.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen TNI AD dan Angkatan Darat Australia dalam menjaga hubungan persahabatan serta memperkuat kemitraan strategis. Kedua pihak juga membuka peluang pengembangan kerja sama di berbagai bidang pada masa mendatang. (r/isl)