Akademi Asasin Raih Juara GBIE Cup U-12 di Deli Serdang, Bukti Pembinaan Talenta Sepak Bola Usia Dini

Sport, Sumut95 Dilihat

DELI SERDANG – Akademi Asasin berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Gerakan Bola Indonesia Emas (GBIE) Cup Championship kategori U-12 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Portis, Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (1/11/2026).

Turnamen yang mempertandingkan kelompok usia kelahiran 2014–2015 tersebut diikuti 34 klub sepak bola sekolah dasar dan sekolah sepak bola (SSB) dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Kompetisi ini menjadi salah satu upaya mendorong pembinaan serta pengembangan bakat pesepak bola sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah pengurus Gerakan Pemuda Indonesia Emas (GPIE), tokoh masyarakat, unsur Muspika, serta para peserta dan pendukung masing-masing tim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum GPIE Budi Antoni Sinaga, Sekretaris Umum Ananda Alatif, Dewan Pengawas Aspiadi Nasution, Panglima Satgas DPP GPIE Iqbal Ompong, Ketua Panitia Pelaksana Syahbani, serta Ketua Satgas DPC GPIE Deli Serdang Irwan Sinaga.

Tanamkan Karakter dan Sportivitas Sejak Dini

Dalam sambutannya, Ketua Umum GPIE Budi Antoni Sinaga menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut bukan sekadar menghadirkan kompetisi sepak bola, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda.

Menurutnya, sepak bola dapat menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, sportivitas, dan semangat pantang menyerah kepada anak-anak sejak dini.

BACA JUGA :  Wukuf di Arafah Penentu Kesempurnaan Ibadah Haji

Ia mengajak seluruh peserta agar berani bermimpi besar dan memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan.

Budi juga mengingatkan bahwa kemenangan bukan hanya diukur dari keberhasilan meraih trofi, tetapi juga dari proses perjuangan, kejujuran dalam bermain, serta sikap menghormati lawan.

“Dedikasi adalah bangun lebih awal untuk berlatih, tetap tersenyum meski lelah, dan tidak pernah menyerah sekalipun menghadapi keadaan sulit,” pesannya.

Ia berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi pesepak bola berprestasi, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki karakter baik dan mampu memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.

Verifikasi Pemain Diperketat

Untuk menjaga kualitas dan integritas kompetisi, panitia menerapkan sejumlah ketentuan teknis dalam penyelenggaraan pertandingan.

Setiap pertandingan menggunakan format 8 lawan 8 dengan durasi permainan 2 x 10 menit. Masing-masing tim diperbolehkan mendaftarkan sebanyak 14 pemain.

Panitia juga menerapkan proses verifikasi administrasi secara ketat. Setiap pemain diwajibkan menunjukkan dokumen asli berupa akta kelahiran, kartu keluarga, serta ijazah atau rapor.

Pemain yang tidak dapat menunjukkan dokumen sesuai ketentuan tidak diperbolehkan mengikuti pertandingan. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kesesuaian kelompok umur sekaligus menjaga keadilan dan kejujuran selama kompetisi berlangsung.

BACA JUGA :  DPRD Sumut Digedor, Tuntut Bentuk Pansus Audit Pilkada 2024

34 Tim Ambil Bagian

Antusiasme klub sepak bola usia dini terlihat dari keikutsertaan 34 tim yang berasal dari berbagai wilayah di Sumatera Utara.

Tim-tim tersebut terdiri atas GBIE FC, Senopati Portis A, Asasin FC A, Putra Dua, Tunas Muda Medan A, Tunas Muda Medan B, Hartap, Bina Sentra Sumut, Putra Karya, Patriot A, Mabar Putra A, PTP A, PTP B, Persido, Patriot B, Sinar Pagi, Almer, Bina Setia, Bina Rasya Jr, Bina Taruna Jr, Mabar Putra B, Mayang Putra A, Raksaka Muda, Senopati B, Sinar Belawan A, Sinar Belawan B, Satria Porta, ASPI B, Bintang Medsen, Garuda Deli Sampali, Mayang Putra B, Asasin FC B, Bina Muda, dan Postab.

Keikutsertaan puluhan tim tersebut menunjukkan besarnya potensi dan antusiasme pembinaan sepak bola usia dini di Sumatera Utara.

Akademi Asasin Keluar sebagai Juara

Setelah melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, Akademi Asasin berhasil menempati posisi pertama dan membawa pulang trofi juara.

Berikut hasil akhir GBIE Cup Championship U-12:

1. Juara I: Akademi Asasin – Trofi, medali, dan tabanas.
2. Juara II: SSB Tunas Muda – Trofi, medali, dan tabanas.
3. Juara III Bersama: SSB Bina Sentra Sumut dan SSB Patriot – Masing-masing memperoleh trofi, medali, dan tabanas.

BACA JUGA :  Polres Tanjung Balai Berbagi Takjil Gratis untuk Masyarakat Nelayan di Perairan

Keberhasilan Akademi Asasin meraih gelar juara menjadi pencapaian membanggakan sekaligus motivasi bagi para pemain muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan potensi mereka di dunia sepak bola.

Membangun Masa Depan Sepak Bola Sumatera Utara

Kesuksesan penyelenggaraan GBIE Cup Championship U-12 menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak.

Kompetisi seperti ini tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran tentang kerja sama, kedisiplinan, persaudaraan, dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, Gerakan Bola Indonesia Emas berharap semakin banyak talenta muda Sumatera Utara yang berkembang dan kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Selamat kepada Akademi Asasin sebagai juara pertama dan seluruh tim yang berhasil meraih prestasi. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh peserta, pelatih, panitia, orang tua, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut.

Sebab, di balik setiap pertandingan sepak bola usia dini, tersimpan harapan besar bagi lahirnya generasi emas sepak bola Indonesia. (r/isl)