Komisi II DPRD Medan Komit Perjuangkan Nasib Guru, Janses Simbolon: “Jangan Abaikan Kebutuhan Guru Honor”

Politik153 Dilihat

Medan, – Komisi II DPRD Medan mengaku komit memperjuangkan kesejahteraan ribuan guru honor di Kota Medan. Salah satunya minta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Medan agar ke depannya merealisasikan penyaluran gaji insentif guru honor setiap bulannya dan maksimal 3 bulan.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (8/5/23) menyepakati penyaluran insentif guru honor jangan diabaikan. Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Medan yang Sudari ST didampingi Janses Simbolon, Wong Cun Sen, Modesta Marpaung dan Johannes Haratua Hutagalung.

BACA JUGA :  Rayakan HUT ke-6, Partai Gelora Gelar Pawai Budaya dan Bagikan Gunungan ke Masyarakat Jogja

Hadir juga mewakili Disdikbud Kota Medan Mujiono, mewakili BKDSDM Kota Medan Beby dan ratusan perwakilan guru honor yang tergabung di Forum Guru Tidak Tetap (FGTT) Kota Medan yang diketuai Rahmah Nasution Spd.

“Pemko Medan jangan abaikan kebutuhan guru honor. Uang Pemko Medan cukup banyak. Tidak ada alasan keuangan minim karena untuk mendirikan bangunan mega proyek saja banyak. Bagusnya pembayaran gaji insentif guru honor diprioritaskan demi peningkatan mutu pendidikan,” tegas salah anggota DPRD Medan Janses Simbolon.

BACA JUGA :  Rico Harapkan PSI Tingkatkan Kualitas Kader untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Ditambahkan Janses Simbolon untuk ke depannya pembayaran honor insentif dapat setiap bulannya.

“Kasihan guru guru gaji yang minim malah sering terlambat. Kebutuhan mereka banyak,” sebut Janses.

Sebelumnya salah satu guru honor Meliana menyebutkan jika pendistribuasian insentif guru honor per triwulan. Meliana berharap ke depannya setiap bulan.

“Tolong lah nasib kami, gaji tak seberapa tetapi terlambat. Tambahan lainnya hanya dari uang BOS. Kebutuhan kami juga banyak,” keluh Meliana.

BACA JUGA :  Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

Menanggapi hal itu perwakilan Disdikbud Kota Medan Mujiono menyampaikan akan berupaya mempercepat pendistribusian.

“Tapi yang pasti pertriwulan akan kami realisasikan,” tutup Mujiono. (Zas)