TPID Medan Kolaborasi Agar Ketersediaan Beras Bagi Masyarakat Aman

Bisnis51 Dilihat

Medan, – Merespons naiknya harga eceran tertinggi (HET) beras, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Medan menggelar rapat, Kamis (7/9/2023).

Rapat dipimpin oleh Kabag Perekonomian Regen didampingi Kepala Bulog Medan Dharma Wijaya. Hadir pada rapat ini Dirut PUD Pasar Medan Suwarno, perwakilan Bank Indonesia Sumut, perwakilan Dinas Ketapang Tanla Medan, perwakilan Bappeda, perwakilan Dinas SDABMBK, dan undangan lainnya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kabag Perekonomian menjelaskan rapat menindaklanjuti harga beras yang naik. Sebab seperti diketahui, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi pada Rabu (15/3/2023), menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan HET berdasarkan sistem zonasi.

BACA JUGA :  Pj Gubernur Sumut Dampingi Menteri PMK Serahkan Bantuan Pangan CPP di Belawan

Sumatera Utara berada di Zona 2. Untuk HET beras medium, zona 2 Rp11.500/kg, sedangkan harga beras premium untuk zona 2 Rp14.400/kg.

Mengantisipasi perubahan HET tersebut, diperlukan langkah-langkah untuk menjaga ketersediaan beras. Hal tersebut agar harga beras tidak melonjak terlalu tinggi.

Menyikapi itu, Kepala Bulog Medan Dharma Wijaya siap menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat Kota Medan.

BACA JUGA :  Ketua MES Jateng Jelaskan Pariwisata Ramah Muslim

Bahkan pihaknya merancang program pasar murah agar beras dapat terdistribusikan ke masyarakat kurang mampu. Tak hanya itu, Dharma berharap Pasar Keliling yang telah dijalankan PUD Pasar Medan bisa lebih diintensifkan lagi.

Menanggapi ini, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno menyebut dengan armada yang dimiliki sekarang ini, telah menjangkau 10 kecamatan di Medan. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Suwarno berharap kedepan armada Pasar Keliling dapat bertambah. Penambahan ini tak lain agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.

BACA JUGA :  Komitmen Transisi Energi, PLN UID Sumut Teken COD Bersama

“Kami berharap dan berkeyakinan Bank Indonesia dapat membantu program Pasar Keliling ini, terutama terhadap bertambahnya armada Pasar Keliling,” harap Suwarno. (relis)