JAKARTA – Sehari menjelang peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Agung bersama Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2026).
Upacara ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Jaksa Agung, Prof. Asep N. Mulyana, selaku pimpinan rombongan.
Kegiatan ini diikuti para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kepala Badan Pemulihan Aset, para Staf Ahli Jaksa Agung, pejabat struktural eselon II dan III di lingkungan Kejaksaan Agung dan Badiklat Kejaksaan RI, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut ratusan peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 83 Gelombang II.
Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta yang dipimpin Wakil Jaksa Agung. Suasana khidmat menyelimuti TMP Kalibata sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang serta mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa serta prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Wakil Jaksa Agung bersama jajaran pimpinan dan seluruh peserta ziarah memberikan penghormatan kepada para tokoh bangsa yang telah berjasa bagi Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, bersama Ketua IAD Bidang Badiklat turut mengikuti prosesi tabur bunga dengan penuh khidmat.
Kabadiklat Kejaksaan RI Dr. Harli Siregar juga memberikan penghormatan dengan menaburkan bunga di pusara Presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie atau B.J. Habibie, serta sejumlah mantan Jaksa Agung yang dimakamkan di TMP Kalibata.

Kehadiran Kabadiklat Kejaksaan RI bersama jajaran Badiklat dan ratusan peserta PPPJ Angkatan 83 Gelombang II menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai sejarah, nasionalisme, serta semangat pengabdian kepada generasi baru insan Adhyaksa.
Bagi keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia, ziarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial menjelang peringatan Hari Lahir Kejaksaan. Kegiatan itu menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan pendahulu bangsa, sekaligus memperkuat komitmen seluruh insan Adhyaksa dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 2 September memiliki akar sejarah dari pengangkatan dan pelantikan Mr. Gatot Tarunamihardja sebagai Jaksa Agung pertama Republik Indonesia oleh Presiden Soekarno pada 2 September 1945.

Momentum tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan sejarah institusi Kejaksaan di Indonesia.
Sementara itu, Hari Bhakti Adhyaksa yang selama ini diperingati setiap 22 Juli memiliki latar belakang sejarah tersendiri yang berkaitan dengan pembentukan Departemen Kejaksaan pada tahun 1960.
Memasuki usia ke-81 tahun, Kejaksaan Republik Indonesia terus memperkuat transformasi menuju institusi penegak hukum yang modern, profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa, yakni Satya, Adhi, dan Wicaksana, serta semangat Trapsila Adhyaksa BerAKHLAK yang menekankan orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, keharmonisan, loyalitas, adaptivitas, dan kolaborasi.
Melalui peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, keluarga besar Adhyaksa diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian serta meneruskan perjuangan para pendahulu dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan bermartabat demi Indonesia yang maju. (bc/isl)
