Grace Natalie: Pak Prabowo akan Teruskan Kebijakan Fiskal Jokowi

Nasional164 Dilihat

JAKARTA – Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dipastikan akan melanjutkan kebijakan fiskal Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu menjaga defisit anggaran di bawah 3 persen dalam masa kepemimpinannya nanti.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Presiden Grace Natalie dengan merujuk hasil rapat koordinasi yang diikuti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkeu Sri Mulyani, dan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco dan Thomas Djiwandono pada Senin (24/6/2024) lalu.

BACA JUGA :  Percepatan Pembangunan Wilayah, Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda & Gentengisasi

“Pemerintahan Pak Prabowo akan menjalankan program makan bergizi gratis. Pada saat bersamaan, kebijakan fiskal pemerintahan Pak Jokowi yang berhati-hati tetap dilanjutkan,” kata Grace dalam keterangannya, Rabu (26/6/2024).

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI itu juga menepis kekhawatiran sejumlah pihak termasuk para pelaku ekonomi. Menurutnya, program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat akan tetap diteruskan dalam pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

BACA JUGA :  Teddy Indra Wijaya Sambut Gubernur DKI Pramono Anung, Bahas MRT, LRT hingga PSN

“Hal tersebut memperlihatkan, keberlanjutan dari pemerintahan Jokowi ke pemerintahan Prabowo benar-benar nyata,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan defisit APBN ditetapkan pada sasaran sebesar 2,29 persen sampai 2,82 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) untuk tahun depan. Angka tersebut sudah mencakup anggaran untuk program makan siang gratis Prabowo.

Artinya, program makan siang gratis dapat dijalankan. Sebab, defisit tidak akan melebihi UU Keuangan Negara sebesar 3 persen dari PDB.

BACA JUGA :  BPOM Ciduk Sayur Basi Digunakan untuk MBG

Untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah Jokowi menyiapkan anggaran Rp71 triliun pada APBN 2025.(cnni/klt)