Menhub Dudy Purwagandhi Copot Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud

Nasional6 Dilihat

JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan.

Sebagai pengganti, Kementerian Perhubungan telah menunjuk Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Sesditjen Hubla), Lollan Andy Sutomo Panjaitan, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Laut.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (Plt Biro KIP) Kementerian Perhubungan, Farida Makhmudah, membenarkan adanya pergantian tersebut.

BACA JUGA :  Dilantik Jadi Dirjen Perhubungan, Ini Sosok Risyapuddin Nursin

“Benar dan saat ini sudah ditunjuk Plt Dirjen Perhubungan Laut, Bapak Lollan Panjaitan,” ujar Farida, Jumat (18/9/2026).

Farida menjelaskan, Lollan Andy Sutomo Panjaitan sebelumnya menjabat sebagai Sesditjen Hubla. Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut tetap berjalan.

Menurut Farida, pergantian pimpinan di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut merupakan bagian dari proses evaluasi dan penyegaran manajerial di tubuh Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA :  Berbagi Menyambut Idul Adha 1446 H, Pangdam Berikan Tiga Ekor Sapi Qurban di Masjid Istiqlal Kodam XVIII/Kasuari

“Ini bagian dari evaluasi dan penyegaran manajerial untuk memperkuat organisasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya di bidang keselamatan dan pengawasan pelayaran,” katanya.

Selain pergantian Dirjen Hubla, Kementerian Perhubungan juga melakukan pergantian Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Pergantian tersebut dilakukan karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun.

BACA JUGA :  JPU Nyatakan Banding Putusan Pengadilan Tipikor Jakpus Terkait Para Terdakwa Komoditas Timah

Kemenhub menyatakan langkah penyegaran manajerial tersebut ditujukan untuk memperkuat organisasi, terutama dalam memastikan pelaksanaan tugas di sektor transportasi berjalan efektif, termasuk aspek keselamatan dan pengawasan pelayaran. (bc/isl)