LLDikti Wilayah I Sumut dan DWP Gelar Iftar Ramadan, Dirangkai dengan Menyantuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sosial66 Dilihat

MEDAN – Lembaga Layanan Pendidikan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, bersama dengan Dharma Wanita Persatuan LLDikti melaksanakan Iftar Ramadan 1447 Hijriah sekaligus menyantuni anak yatim serta kaum dhuafa, di Aula Kantor LLDikti Jalan Sempurna, Tanjung Sari, Medan, Kamis (12/3/2026).

 

Kegiatan yang bertemakan “Sucikan Hati, Rajut Silaturahmi, Berbagi Berkah di Bulan Penuh Ampunan” ini juga diisi dengan tausyiah dari Ustaz Prof Zailani.

BACA JUGA :  Didukung Puluhan Organisasi, Ketua JMSI Sumut Ikuti Seleksi KI Sumut 2026

 

Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Dr. Syaiful Anwar Matondang mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus wujud kepedulian sosial keluarga besar LLDikti bersama Dharma Wanita Persatuan.

 

Melalui momentum Ramadan, pihaknya berharap dapat mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Santunan diberikan berupa paket sembako dan bantuan lainnya kepada puluhan anak yatim serta kaum dhuafa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana kebersamaan tampak terasa hangat, terlebih saat seluruh peserta mengikuti tausyiah dan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.

BACA JUGA :  25 ASN Kemenag Langkat Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

 

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan LLDikti Wilayah I Sumatera Utara, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, kepedulian, dan kebersamaan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Prof Saiful juga mengungkapkan adanya harapan dan telah disampaikan kepada Komisi E DPRD Sumut terkait program satu desa satu sarjana. Sebab, program itu merupakan anggaran dari Pemerintah Daerah.

BACA JUGA :  Gubsu Bobby Salat Tarawih Perdana Bersama Warga Terdampak Banjir Tapteng

 

“Itu harapan kita ya. Tapi itu anggaran Pemda bukan anggaran kita. Cuma saya sudah sampaikan ke Ketua Komisi E DPRD Sumut bagian pendidikan, supaya kita bisa mencontoh Aceh dan Riau. Tapi hingga saat ini belum ada program tersebut,” ungkapnya.(bj)