MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap peran Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam mencetak calon aparatur sipil negara (ASN) yang andal, profesional, dan siap mengemban tugas pemerintahan.
Dukungan tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Rektor IPDN Halilul Khairi beserta rombongan di ruang kerja Gubernur Sumut, Lantai 10, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Bobby menilai IPDN telah berkontribusi besar dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang pemerintahan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya alumni IPDN yang kini menduduki berbagai posisi strategis, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Sumut.
“Terima kasih Pak Rektor sudah datang dan menjadi penyemangat bagi kami di sini. Khususnya untuk para alumni IPDN,” ujar Bobby.
Menurutnya, sejumlah alumni IPDN dipercaya memimpin organisasi perangkat daerah (OPD) dan menduduki jabatan penting lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).
Bobby juga menyoroti luas wilayah dan besarnya jumlah penduduk Sumut yang menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Sumut ini adalah daerah terbesar di luar Pulau Jawa. Selain wilayahnya yang luas, jumlah penduduknya mencapai 15 juta jiwa. Dan banyak pejabat kita di provinsi itu adalah lulusan pendidikan dari IPDN,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemprov Sumut pada prinsipnya siap mendukung kegiatan IPDN sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku. Namun, dukungan tersebut perlu mempertimbangkan kondisi anggaran pemerintah daerah yang turut mengalami penyesuaian akibat berkurangnya alokasi dari pemerintah pusat.
“Kalau memang bisa, kami dari provinsi akan mendukung kegiatan IPDN,” katanya.
Sementara itu, Rektor IPDN Halilul Khairi menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri, gubernur merupakan bagian dari Dewan Penyantun IPDN. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk menunjang kegiatan pendidikan, pembinaan, dan pengembangan praja.
Halilul mengatakan, efisiensi anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun ini turut berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah kegiatan besar IPDN.
“Di Sumatera, kami hanya mendatangi beberapa saja. Dan Sumatera Utara ini satu di antaranya. Kami berharap sebagai Dewan Penyantun, Pak Gubernur bisa memberikan bantuan untuk kegiatan-kegiatan IPDN. Apalagi sebelumnya Bapak sudah pernah datang, tetapi waktu itu masih sebagai Wali Kota Medan,” tuturnya.
Selain mengharapkan dukungan terhadap kegiatan kampus, Halilul juga mengundang Bobby untuk kembali berkunjung ke IPDN. Ia berharap Gubernur Sumut tersebut dapat berbagi pengalaman sebagai kepala daerah sekaligus menjadi pemateri bagi para praja.
Kehadiran Bobby di kampus IPDN diharapkan dapat memberikan motivasi dan wawasan praktis kepada para calon ASN mengenai tantangan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, serta pentingnya profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (r/isl)
