Pemprov Sumut Dorong Inalum Perkuat Pendidikan dan Kelestarian Lingkungan Danau Toba

Sumut10 Dilihat

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan masyarakat serta pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumut Surya saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Melati Sarnita di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (4/8/2026).

Surya mengusulkan agar Inalum mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu penyediaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah sekitar kawasan Danau Toba, khususnya fasilitas yang belum dapat dibiayai melalui APBD maupun APBN.

BACA JUGA :  Tahun 2026, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp472 Miliar untuk Program Berobat Gratis

“Inalum bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah di sekitar, seperti laboratorium dan fasilitas pendukung lainnya yang belum tertampung dalam APBD ataupun APBN,” ujarnya.

Selain sektor pendidikan, Surya juga berharap Inalum tetap memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurutnya, hal tersebut akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal.

BACA JUGA :  Berobat Cukup Pakai KTP, Gubsu Bobby Jamin Rumah Sakit Tidak Tolak Pasien

Di bidang lingkungan, Pemprov Sumut meminta Inalum terus memperkuat program konservasi melalui penanaman pohon, perlindungan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, serta efisiensi penggunaan air guna menjaga keberlanjutan ekosistem kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama Inalum Melati Sarnita menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga DTA Danau Toba sebagai sumber kehidupan masyarakat lintas generasi.

Menurutnya, Inalum secara berkelanjutan menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari penanaman pohon, pembibitan, pembangunan biopori dan sumur resapan, sekolah peduli lingkungan, pencegahan kebakaran hutan, hingga pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati).

BACA JUGA :  Siswi MAN Karo Raih Juara 1 Kejuaraan Taekwondo Championship 2025

“Tahun ini kami menargetkan rehabilitasi melalui penanaman di lahan seluas 500 hektare di kawasan daerah tangkapan air Danau Toba. Jenis tanaman dipilih sesuai karakteristik lahan dan memiliki nilai ekologis untuk menahan erosi, meningkatkan infiltrasi air, serta menambah tutupan lahan hijau,” kata Melati.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar Danau Toba sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. (bc/isl)