Sumut Siapkan Dua Ton Bantuan Makanan untuk Korban Gempa NTT

News, Sumut6 Dilihat

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) segera menyalurkan bantuan makanan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut akan dikumpulkan dari produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Sumut.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan, bantuan tersebut saat ini sedang dipersiapkan dan dikumpulkan dari para pelaku UMKM.

“Sudah (direncanakan), sedang kita kumpulkan (bantuan),” ujar Bobby, Jumat (21/8/2026) sore.

Menurut Bobby, Pemprov Sumut telah memesan sejumlah produk makanan dari UMKM untuk dikirimkan kepada para korban gempa. Namun, proses pengumpulan membutuhkan waktu karena produk tersebut berasal dari pelaku UMKM, bukan perusahaan besar.

BACA JUGA :  Sekretaris MUI Sumut Tekankan Pentingnya Ukhuwah Islamiyah di Milad ke-15 MT Ummu Rahmah

“Yang kita kumpulkan adalah produk-produk UMKM kita, mereka minta waktu tapi sudah kita pesan dari kemarin. Jadi mereka minta waktu karena ini UMKM, bukan resto-resto besar, beberapa hari,” katanya.

Bobby menyebutkan, bantuan makanan yang disiapkan tersebut ditargetkan mencapai 1 hingga 2 ton. Penyaluran akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

BACA JUGA :  Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Gubernur Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo

“Totalnya kita minta 1-2 ton juga, nanti kita bantu bertahap untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” tuturnya.

Ia menjelaskan, bantuan makanan menjadi prioritas Pemprov Sumut pada tahap awal karena kebutuhan pangan sangat penting dalam masa tanggap darurat bencana.

“Sepengalaman kita juga di bencana akhir tahun kemarin, di masa tanggap darurat ini pasti yang dibutuhkan adalah makanan. Jadi yang di awal kami bantu makanan dulu, berkembang berikutnya InsyaAllah bisa memberi bantuan lagi untuk saudara-saudara kita,” ujar Bobby.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Terima Kunjungan Datuk Bandar Ipoh

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026). Gempa tersebut berpusat di Kabupaten Nagekeo.

Pemerintah Provinsi NTT kemudian menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 14 hari, terhitung sejak 15 hingga 28 Agustus 2026.

Pemprov Sumut berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa tanggap darurat akibat bencana tersebut. (r/isl)