Purbaya Siapkan Rp101 Triliun untuk Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Nasional18 Dilihat

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran sebesar Rp101 triliun untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana ekologis di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana tersebut akan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun ke depan.

Dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (22/7/2026), Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah memenuhi kebutuhan anggaran penanganan bencana yang diajukan pemerintah daerah, termasuk untuk Provinsi Aceh.

“Bencana Aceh sudah dipenuhi semua sesuai dengan permintaan Rp10 poin sekian. Itu sudah disalurkan, jadi tidak dipotong TKD-nya ke Aceh, Sumbar, sama Sumut,” ujar Purbaya.

Ia mengungkapkan bahwa penyaluran anggaran telah dilakukan hingga April 2026. Dengan skema pembiayaan selama tiga tahun, total dana yang disiapkan pemerintah mencapai Rp101 triliun.

BACA JUGA :  Ketua Umum PP FSP KEP SPSI Resmikan Kantor PD FSP KEP SPSI Sumatera Utara, Harap Jadi Pusat Perjuangan Buruh

Menurut Purbaya, realisasi anggaran memang mengalami penurunan karena besaran pagu yang tersedia juga menurun. Meski demikian, pemerintah masih membuka peluang penambahan anggaran apabila Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan lebih lanjut.

“Itu kan Rp101 triliun total tiga tahun dibagi hampir sama. Terus untuk realisasi memang turun karena utamanya pagunya turun. Apakah akan ditambah atau tidak, kita tunggu perintah Bapak Presiden,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah telah menuntaskan penyaluran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Hingga 4 Mei 2026, dana sebesar Rp10,65 triliun telah tersalurkan sepenuhnya sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

BACA JUGA :  Polres Metro Tangerang Kota Dirikan 23 Pos Pantau, Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadhan 2025 

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyebut tambahan TKD merupakan kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat proses pemulihan di seluruh daerah terdampak.

“Presiden memutuskan seluruh provinsi dan kabupaten/kota diberikan tambahan TKD. Totalnya sekitar Rp10,6 triliun. Ini untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan merata,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2026). (bc/isl)