Pengajian Perdana Kajian Tematik “Tadabbur Al-Qur’an” Digelar di Masjid Nurul Hidayah MMTC

News, Sumut17 Dilihat

MEDAN — Masjid Nurul Hidayah Pasar Raya MMTC, Medan Estate, memulai pelaksanaan pengajian perdana Kajian Tematik “Tadabbur Al-Qur’an”, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan BKM Masjid Nurul Hidayah Pasar Raya MMTC bekerjasama dengan Rumah Dakwah Marhamah tersebut menghadirkan Ustadzah Bunda Ronny Rezkitta Siregar sebagai pengasuh.

Kajian yang berlangsung dimulai pukul 14.00 diikuti puluhan jamaah, khususnya kaum ibu serta masyarakat sekitar masjid.

Kajian ini merupakan bagian dari agenda rutin yang dijadwalkan berlangsung setiap hari Senin pada pekan pertama dan pekan ketiga setiap bulan, bertempat di Masjid Nurul Hidayah Pasar Raya MMTC.

Dalam sambutannya, Ketua BKM Nurul Hidayah Pasaraya MMTC, Muhammad Ibrahimsyah Sinambela, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut sekaligus menyambut kehadiran jamaah dan pemateri.

BACA JUGA :  Komisi III DPR RI Monitoring Penerapan KUHP dan KUHAP Baru di Kejati Sumut

Muhammad Ibrahimsyah mengatakan, BKM Masjid Nurul Hidayah sengaja menghadirkan kajian tematik tersebut agar umat Islam tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan menghayati kandungan ayat-ayatnya untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kajian tematik tadabur Al-Qur’an ini sengaja dibuat agar kita tidak hanya sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu memahami, meresapi, dan mengamalkan ayat-ayat cinta dari Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an adalah petunjuk, dan dengan mentadaburinya, semoga hati kita menjadi lebih tenang dan iman kita semakin kokoh,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bunda Ronny Rezkitta Siregar yang telah berkenan hadir dan berkontribusi dalam memakmurkan Masjid Nurul Hidayah melalui kegiatan keilmuan dan dakwah.

BACA JUGA :  Inovasi Smart Bin, Siswa MAN 1 Deli Serdang Raih Duta Siswa Indonesia Pendidikan 2026

“Kami juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bunda Ronny Rezkitta Siregar atas kontribusinya yang masyaAllah untuk memakmurkan rumah Allah yang kita cintai ini, Masjid Nurul Hidayah, dan juga telah meluangkan waktu untuk membimbing kami pada hari ini. Semoga ilmu yang beliau sampaikan menjadi ladang amal jariyah dan berkah untuk kita semua,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi jamaah untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus memperkuat keimanan. Ia mengajak seluruh jamaah mengikuti kajian dengan meluruskan niat dan membuka hati untuk menerima ilmu.

“Mari kita luruskan niat, siapkan hati, dan catat ilmu yang akan disampaikan nanti. Semoga setiap langkah kaki bapak-ibu menuju masjid ini dicatat sebagai pahala jihad di jalan Allah SWT,” tutur Muhammad Ibrahimsyah.

BACA JUGA :  Ramadan Penuh Kebersamaan, Mathla’ul Anwar Sumut Gelar Buka Puasa dan Konsolidasi Jelang Muktamar

Selain Kajian Tematik Tadabbur Al-Qur’an, pada hari yang sama juga dilaksanakan kegiatan Training for Trainer (ToT) Metode Tsaqifah yang dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, dengan pembicara Ustadz Helmi Abu Muslim. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas pembinaan dan penguatan dakwah di Masjid Nurul Hidayah yang menjadi Pusat dakwah Berantas Buta Baca Quran (B3AQ) di Percut Sei Tuan ini.

Dengan dimulainya kajian perdana ini, BKM Masjid Nurul Hidayah berharap kegiatan Tadabbur Al-Qur’an dapat menjadi agenda pembinaan keislaman yang berkelanjutan serta semakin menghidupkan masjid sebagai pusat ibadah, ilmu, dan pembinaan umat. (r/isl)