Perpanjang MoU dengan ICRC, TNI Perkuat Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan

Nasional48 Dilihat

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama International Committee of the Red Cross (ICRC) kembali meneguhkan kemitraan strategis melalui penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dan Pengaturan Pelaksanaan di bidang Hukum Humaniter Internasional (HHI). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Seminar HHI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Markas Komando Akademi TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Babinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma’ruf, S.H., M.H., bersama Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Martin de Boer.

BACA JUGA :  JAMPIDMIL - TNI Kerjasama Laksanakan Diklat Pembekalan SDM, Optimalkan Penanganan Perkara Koneksitas

Dalam sambutannya, Laksda TNI Farid Ma’ruf menegaskan bahwa kerja sama antara TNI dan ICRC terus berkembang secara signifikan. Menurutnya, kolaborasi yang sebelumnya berfokus pada kegiatan diseminasi kini telah berkembang menjadi integrasi nilai-nilai Hukum Humaniter Internasional ke dalam doktrin operasi, kurikulum pendidikan, latihan, hingga pembekalan prapenugasan bagi prajurit TNI.

“Implementasi Hukum Humaniter Internasional menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memastikan setiap pelaksanaan tugas tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip kemanusiaan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kepala BPOM RI Bahas Kerja Sama Bidang Datun, Pencegahan Tipikor dan Rekomendasi PPNS

Sejalan dengan penguatan kerja sama tersebut, Seminar HHI TA 2026 mengusung tema “Membangun Bersama Kesiapan Kemanusiaan pada Operasi Militer melalui HHI.” Seminar ini menjadi forum strategis untuk memperdalam pemahaman, memperkuat kapasitas, serta mendorong implementasi Hukum Humaniter Internasional dalam berbagai operasi militer yang dijalankan TNI.

Perpanjangan Nota Kesepahaman ini sekaligus menegaskan komitmen bersama TNI dan ICRC dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat penerapan prinsip-prinsip kemanusiaan, serta membangun sinergi yang berkelanjutan di bidang Hukum Humaniter Internasional.

BACA JUGA :  Ciptakan Honai Bersih dan Sehat, Satgas Yonif 521/DY Gelar Karya Bakti Bersama Warga di Distrik Walesi

Melalui kerja sama tersebut, TNI diharapkan semakin mampu meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas, memperkuat diplomasi militer Indonesia di kancah internasional, serta menunjukkan komitmen nyata dalam menjunjung tinggi Hukum Humaniter Internasional sebagai bagian dari standar operasi militer modern. (bc/isl)