Usai Pertemuan Prabowo–PM Thailand, Menhan RI dan Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Nasional, Politik12 Dilihat

JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Menteri Pertahanan Thailand Adul Boonthumjaroen di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).

Pertemuan tersebut digelar setelah pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka.

Dalam sambutannya, Sjafrie menyampaikan apresiasi atas hubungan persahabatan yang semakin erat antara Indonesia dan Thailand, khususnya di bidang pertahanan dan militer. Ia menegaskan kedua negara berkomitmen meningkatkan hubungan menjadi Strategic Partnership melalui penguatan implementasi Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA).

BACA JUGA :  Aktivis 98: Politik Dinasti Membajak Demokrasi di Indonesia

“Kita akan terus mengembangkan kerja sama bilateral, baik di bidang latihan, pendidikan, pertukaran personel, industri pertahanan, maupun kegiatan multilateral sebagai negara serumpun di ASEAN,” ujar Sjafrie.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas kawasan, terutama di Selat Malaka. Indonesia, menurutnya, mendorong peningkatan patroli terkoordinasi bersama Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura guna menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

Selain itu, Sjafrie mengapresiasi partisipasi Thailand dalam latihan bersama Garuda Shield yang digelar di Batam. Menurutnya, keikutsertaan Thailand mencerminkan solidaritas antarnegara ASEAN sekaligus memperkuat kolaborasi dengan mitra internasional.

BACA JUGA :  Wujudkan Harmonisasi Rancangan, Dirjen PP Kemenhumham Gunakan Aplikasi Law Analyzer

Pemerintah Indonesia juga berencana meningkatkan pertukaran personel militer, termasuk mengirim prajurit ke Thailand untuk memperluas pengalaman dan kemampuan profesional.

“Sebagai contoh, kita akan melakukan pertukaran perwira, prajurit pasukan khusus kedua negara, serta merencanakan latihan bersama antara pasukan khusus Indonesia dan Thailand,” katanya.

Sementara itu, Menhan Thailand Adul Boonthumjaroen menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya selama berada di Indonesia. Melalui penerjemah, ia menyebut hubungan kedua negara telah terjalin dengan baik dan diharapkan semakin kuat melalui berbagai bentuk kerja sama yang sedang dibahas.

BACA JUGA :  Prabowo dan Mentan Bahas Ancaman El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Cadangan Beras Aman

Menurut Adul, pembahasan mencakup latihan militer bersama, pendidikan dan pelatihan personel, pertukaran pengetahuan di bidang kemiliteran, hingga peluang kerja sama industri pertahanan melalui pertukaran kemampuan dan pengalaman masing-masing negara.

Ia berharap penguatan kerja sama tersebut tidak hanya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Thailand, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas dan keamanan kawasan ASEAN. (bc/isl)