JAKARTA – Pelaksanaan misi Joint Terminal Attack Controller (JTAC) menjadi salah satu rangkaian Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Pos Tinjau Baru, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Kamis (4/9/2026).
Latihan tersebut menjadi momentum untuk menguji kesiapan operasi gabungan modern yang mengedepankan keterpaduan kemampuan antarmatra maupun antarnegara.
Dalam skenario latihan, personel JTAC Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) melaksanakan misi Close Air Support (CAS) dengan mengendalikan sekaligus mengoordinasikan dukungan tembakan dari berbagai unsur.
Helikopter serang AH-64 Apache turut dikerahkan sebagai salah satu unsur udara untuk memberikan dukungan tembakan terhadap sasaran sesuai skenario operasi yang telah ditetapkan.
Keterlibatan Apache dalam misi tersebut memperlihatkan kemampuan unsur udara dalam mendukung operasi pasukan di darat melalui sistem komando dan pengendalian yang terintegrasi.
Melalui SGS 2026, TNI bersama negara-negara sahabat terus mengasah interoperabilitas antarmatra dan antarnegara. Latihan ini sekaligus menjadi sarana meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai dinamika dan tantangan keamanan di masa mendatang.
SGS 2026 diharapkan semakin memperkuat kemampuan pasukan dalam melaksanakan operasi gabungan secara profesional, terpadu, dan efektif. (bc/isl)
