Resmikan LRT Jakarta, Prabowo Tekankan Pembangunan dan Transformasi Bangsa

Nasional11 Dilihat

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur transportasi sebagai bagian dari proses pembangunan dan transformasi bangsa. Hal itu disampaikan saat meresmikan layanan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Prabowo, pengoperasian LRT Jakarta menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mengelola kawasan metropolitan Jakarta Raya dan Jabodetabek yang dihuni sekitar 42 juta jiwa.

Presiden menilai kemampuan mengelola kawasan aglomerasi dalam skala besar secara aman, tertib, dan tetap demokratis merupakan bagian penting dari pembangunan nasional.

“Bahwa kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta. Mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia. Kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan Jakarta Raya dapat menjadi contoh bagaimana kerja sama antarpemerintahan diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Setyo Budiyanto Pimpin KPK 2024-2029

Prabowo mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pemimpin pada dasarnya merupakan mandat untuk melayani rakyat.

“Kita pelayan rakyat, kita petugasnya rakyat. Pikiran kita, tenaga kita, upaya kita, semuanya untuk rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Ia menegaskan, mandat tersebut harus dijalankan dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat.

“Selama kita mau menerima mandat ini, selama kita mau menerima kehormatan melayani rakyat Indonesia, selama itu kita harus bekerja hanya untuk kepentingan yang besar, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat,” ucap Kepala Negara.

Optimistis Indonesia Terus Bangkit

Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia akan terus bangkit menghadapi berbagai tantangan dan bergerak menuju cita-cita para pendiri bangsa.

“Saya yakin itu, sebentar lagi Indonesia dengan segala masalahnya kita akan bangkit dan kita akan menuju cita-cita pendiri-pendiri bangsa kita,” pungkasnya.

Presiden juga menyoroti pentingnya semangat gotong royong antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi dan kerja sama antarpemimpin dapat memberikan dampak terhadap pembangunan serta aktivitas perekonomian.

BACA JUGA :  Bahlil Marahi Dirjen dan Dirut PLN di DPR: Kurang Ajar Kalian, Habis Ini Ketemu Saya

Prabowo mengacu pada laporan mengenai pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta dan peningkatan investasi di wilayah tersebut.

“Tadi dilaporkan oleh Gubernur, pertumbuhan DKI meningkat, perusahaan-perusahaan yang tadi agak lesu sekarang bangkit, investasi naik luar biasa. Jadi ini menunjukkan bila pemimpin-pemimpin bisa kerja sama, bisa gotong royong dan harus gotong royong, tapi bisa dan mau gotong royong, mau kerja sama, bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang luar biasa. Saya yakin itu,” kata Prabowo.

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Dalam laporannya kepada Presiden, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa perekonomian Jakarta menunjukkan pertumbuhan positif.

Pramono menyebut pertumbuhan tersebut juga mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi Jakarta yang dinilai aman dan nyaman.

“Jakarta triwulan ini tumbuh 5,52 persen, inflasi 2,5 persen, dan Jakarta memberikan kontribusi bagi perekonomian kita 16,32 persen,” ungkap Pramono.

Ia juga memaparkan perkembangan investasi di Jakarta. Menurut Pramono, investasi Jakarta pada 2021 tercatat Rp103 triliun dalam setahun. Sementara itu, pada 2025 nilai investasi meningkat menjadi Rp270 triliun.

BACA JUGA :  Prabowo Resmi Luncurkan Smart Board Di SMPN 4 Bekasi

Pramono menyebut investasi Jakarta bahkan telah mencapai Rp173 triliun pada triwulan kedua 2026.

“Yang juga menggembirakan Bapak Presiden, kalau dulu di tahun 2021 selama satu tahun penuh investasi Jakarta itu Rp103 triliun, dalam era 2 tahun ini dalam kepemimpinan Bapak, Jakarta tumbuh 162 persen. Di tahun 2025, investasi di Jakarta Rp270 triliun, bahkan di triwulan kedua tahun ini di tahun 2026 Jakarta investasinya Rp173 triliun,” jelasnya.

Peresmian LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai tersebut menjadi bagian dari pengembangan transportasi publik sekaligus upaya memperkuat konektivitas kawasan metropolitan Jakarta dan sekitarnya. (bc/isl)