Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP Gantikan Listyo Sigit

Nasional, Politik75 Dilihat

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Rabu (4/11/2026). Ariyo menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang resmi diberhentikan dari jabatan tersebut setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.

Keputusan pemberhentian dan penunjukan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Prasetyo menjelaskan, Presiden Prabowo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian Listyo Sigit dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan. Untuk mengisi kekosongan jabatan, Presiden menunjuk Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas.

BACA JUGA :  Prabowo Tekankan Kedaulatan Data, UU Satu Data Indonesia Disiapkan untuk Perkuat Keutuhan Bangsa

Sebelum mendapat penugasan tersebut, Ariyo menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).

Profil dan Rekam Jejak Letjen Ariyo Windutomo

Letjen TNI Ariyo Windutomo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996.

Namanya cukup lama berkiprah di lingkungan Kementerian Pertahanan sebelum dipercaya mengemban tugas di lingkungan Istana Kepresidenan.

Dalam perjalanan kariernya, Ariyo pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, baik di lingkungan militer maupun pemerintahan.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain:

  • Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok pada 2011–2012.
  • Bertugas di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih.
  • Analis Madya Biro Kepegawaian Kementerian Pertahanan.
  • Kepala Bagian Kepegawaian Kementerian Pertahanan.
  • Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan pada 2022.
  • Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) sejak 2024.
BACA JUGA :  Banyak yang Penasaran Kemana Dana Danantara, Ini Jawaban Bosnya

Saat menjabat Kepala Biro Umum Setjen Kementerian Pertahanan pada 2022, Ariyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI.

Kariernya kemudian berlanjut di lingkungan Istana. Pada 2024, ia dipercaya menjadi Kepala Sekretariat Presiden. Pangkatnya selanjutnya meningkat menjadi Mayor Jenderal dan kemudian Letnan Jenderal TNI.

Dengan pengalaman di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Sekretariat Presiden, Ariyo kini mendapat penugasan tambahan untuk menjalankan fungsi Kepala Staf Kepresidenan.

BACA JUGA :  Prabowo Akui Negara Bocor Rp 2.500 Triliun Tiap Tahun Jadi Penyebab Sulitnya Perbaikan Gaji Guru-ASN

Penunjukan tersebut dilakukan di tengah proses hukum yang menjerat Listyo Sigit bersama dua perwira Polri lainnya dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, penghapusan data elektronik, dan akses ilegal.

Bareskrim Polri sebelumnya mengumumkan penetapan tiga tersangka dalam perkara tersebut pada Selasa (3/11/2026). Salah satu dugaan penyadapan yang diungkap penyidik menyasar nomor telepon Presiden Prabowo Subianto. (r/isl)