81 Tahun Masyumi: Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Solusi untuk Bangsa

Politik54 Dilihat

Medan — Partai Masyumi memasuki usia ke-81 tahun. Dalam rangka memperingati milad tersebut, DPW Partai Masyumi Sumatera Utara menggelar Talkshow On Air di Radio Al Fatih, Jumat (6/11/2026), dengan tema “Teguh di Jalan Natsir: Mengabdi untuk Umat dan Bangsa.”

Talkshow menghadirkan Ketua DPW Partai Masyumi Sumatera Utara, Dr. H. M. Arfan Daulay, S.Ag., MA, dan Sekretaris DPW, Ina Martina, SE., RFP. Acara dipandu oleh host Islahuddin Panggabean, S.Pd.

Masyumi lahir pada 7 November 1945 sebagai wadah perjuangan politik umat Islam Indonesia. Di usia ke-81 ini, DPW Masyumi Sumut menegaskan, Masyumi tidak boleh hanya dikenang sebagai sejarah. Masyumi harus hadir sebagai solusi bagi umat dan bangsa.

BACA JUGA :  Massa Pendukung AMIN Berjalan Menuju JIS, Hingga Padati Gang Kecil

“81 tahun Masyumi adalah bukti kesetiaan pada umat dan bangsa. Masyumi tidak boleh hanya menjadi sejarah. Masyumi harus menjadi solusi. Teguh di jalan Natsir artinya kita berjuang dengan cara yang bermartabat,” ujar Arfan Daulay.

Dalam talkshow tersebut, dibahas tiga pokok penting. Pertama, teguh di jalan Natsir. Natsir dikenang sebagai tokoh yang menyelamatkan keutuhan Indonesia melalui Mosi Integral 3 April 1950. Ia memperjuangkan demokrasi bermusyawarah dan menegakkan nilai-nilai Islam dalam bingkai NKRI.

BACA JUGA :  Jelang Pilkada Serentak 2024, Kaesang Ingin Duet Sama Anies di Pilgub Jakarta

Kedua, mengabdi untuk umat. Masyumi harus kembali hadir di tengah umat, di masjid, pesantren, kampus, dan masyarakat, melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Ketiga, mengabdi untuk bangsa. Masyumi menawarkan politik yang bersih, menolak politik uang dan politik fitnah, serta berpihak pada rakyat kecil dan keadilan sosial.

Sementara itu, Sekretaris DPW, Ina Martina, menekankan peran perempuan dalam kebangkitan Masyumi.

BACA JUGA :  Dubes Palestina Harap Partai Masyumi Kembali Berjaya dan Konsisten Perjuangkan Nilai Islam

“Milad ke-81 ini adalah momentum kebangkitan Muslimat dan kader perempuan Masyumi di Sumatera Utara. Perempuan Masyumi harus menjadi garda terdepan dalam membina keluarga, mendidik generasi, dan memperkuat moral bangsa,” kata Ina Martina.

Melalui momentum milad ini, DPW Partai Masyumi Sumatera Utara mengajak seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali semangat Masyumi: berpolitik dengan akhlak, berdakwah dengan ilmu, dan mengabdi dengan ketulusan. (r/isl)