Hadiri FGD Pajak dan Ziswaf, Ketua PBMA: Kreativitas Funding dalam Islam untuk Kesejahteraan Umat

Ekonomi Syariah87 Dilihat

JAKARTA- Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarief menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pajak dan Ziswaf: Kreativitas Funding dalam Islam untuk Kesejahteraan Umat yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Acara ini berlangsung di Gedung Ditjen Pajak, Gatot Subruto, Jakarta pada Kamis (13/3/2025) dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, praktisi zakat dan wakaf, serta perwakilan dari lembaga keuangan Islam.

BACA JUGA :  Bendera Mathla’ul Anwar Berkibar di Deli Serdang, PW MA Sumut dan PAMK Polda Sumut Bagikan 100 Paket Lebaran

Dalam diskusi ini, KH. Embay Mulya Syarief menyampaikan pandangannya mengenai sinergi antara pajak dan Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) sebagai instrumen ekonomi Islam yang dapat mendukung kesejahteraan umat. Beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan dana sosial Islam agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kombinasi antara pajak dan Ziswaf dapat menjadi model keberlanjutan dalam pembangunan ekonomi umat. Dengan kreativitas dalam pengelolaan dana sosial Islam, kita bisa menciptakan program-program yang tidak hanya membantu masyarakat prasejahtera, tetapi juga mendukung pembangunan nasional,” ujarnya sebagaimana dilansir di laman resmi MA.

BACA JUGA :  BI Dorong Perkuat Likuiditas Perbankan Syariah, Ini Strateginya

FGD ini juga membahas strategi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak dan optimalisasi pengelolaan Ziswaf melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga filantropi, dan organisasi keagamaan. Diskusi ini menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, termasuk perlunya regulasi yang lebih mendukung serta peningkatan literasi keuangan Islam di masyarakat.

“Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi Islam di Indonesia, di mana pajak dan Ziswaf dapat berjalan berdampingan untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata,” tandasnya.

BACA JUGA :  RUPST BTN Setujui Akuisisi Dan Restrukurisasi BTN Syariah, Fahri Hamzah Jadi Komisaris

Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan akan lahir solusi konkret dalam mengoptimalkan sumber daya keuangan Islam guna kepentingan umat. (isl)