Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Punya Harta Rp129,78 Miliar

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melantik Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D. sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, Senin (14/9/2026).

Suahasil Nazara bukan nama baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo dan kemudian kembali dipercaya dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengalamannya di bidang kebijakan fiskal membuat Suahasil memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan maupun dunia akademik.

Selain dikenal sebagai ekonom dan birokrat, Suahasil juga tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp129.782.625.168, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2024 yang dilaporkan pada 19 Januari 2025.

Profil Suahasil Nazara

Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia merupakan akademisi yang lama berkiprah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

Suahasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Universitas Indonesia pada 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1997.

BACA JUGA :  Re-Born dan Tokoh Pedagang Pasar se-Kota Medan Siap Menangkan Prabowo-Gibran

Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, hingga meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) pada 2003.

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen FEB UI sejak 1999. Ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi FEB UI pada 2004–2005 dan Kepala Lembaga Demografi FEB UI pada 2005–2008.

Pada 2009, Suahasil meraih gelar guru besar di bidang Ilmu Ekonomi. Ia juga pernah menjadi Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI periode 2009–2013.

Rekam Jejak di Pemerintahan

Pengalaman Suahasil di pemerintahan dan kebijakan publik terbilang panjang.

Ia pernah menjadi Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011. Pada periode 2009–2015, ia juga tercatat sebagai pengurus dan Wakil Ketua Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD).

Suahasil kemudian dipercaya sebagai Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI periode 2010–2015.

Pada 2013–2014, ia menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN).

BACA JUGA :  Bakti Sosial HBA Ke-64, Kejari Bandar Lampung Gelar Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf

Kariernya di Kementerian Keuangan semakin kuat ketika ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) sejak 6 Februari 2015.

Pada 31 Oktober 2016, Suahasil dilantik sebagai Kepala BKF secara definitif.

Puncak kariernya di pemerintahan terjadi ketika ia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Suahasil kembali dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih.

Kini, pengalaman panjang tersebut mengantarkannya ke posisi Menteri Keuangan.

Harta Kekayaan Rp129,78 Miliar

Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 19 Januari 2025 untuk periode 2024, total harta kekayaan Suahasil Nazara tercatat sebesar Rp129.782.625.168.

Dalam laporan tersebut, Suahasil tercatat tidak memiliki utang.

Aset terbesar yang dimilikinya berupa surat berharga dengan nilai Rp61.028.677.880.

Berikut rincian harta kekayaan Suahasil Nazara:

1. Tanah dan bangunan: Rp41.895.811.000

Terdiri atas sejumlah aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Depok.

BACA JUGA :  Kakanwil Kemenkumham Sumut Dampingi Gubernur Sumut Resmikan Rumah Tahfiz Quran dan PKBM di Rutan Tanjung Pura

Aset dengan nilai terbesar adalah tanah dan bangunan seluas 541 meter persegi/250 meter persegi di Jakarta Selatan yang dilaporkan senilai Rp26 miliar.

2. Alat transportasi dan mesin: Rp870.000.000

Kekayaan kendaraan yang dilaporkan terdiri atas:

  • Toyota Camry Sedan tahun 2013 senilai Rp180 juta.
  • Nissan Serena Minibus tahun 2014 senilai Rp100 juta.
  • Honda Jazz Sedan tahun 2019 senilai Rp240 juta.
  • Honda HR-V tahun 2022 senilai Rp350 juta.

3. Harta bergerak lainnya: Rp4.763.808.478

4. Surat berharga: Rp61.028.677.880

5. Kas dan setara kas: Rp16.138.872.835

6. Harta lainnya: Rp5.085.454.975

Dengan demikian, total harta yang dilaporkan mencapai Rp129.782.625.168, sementara utang tercatat nihil.

Dengan latar belakang akademik, pengalaman panjang di bidang kebijakan fiskal, serta lebih dari satu periode berada di jajaran Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara kini menghadapi tantangan baru sebagai Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (bc/isl)