Evaluasi Semester I, Kejati Sulsel Raih Peringkat 1 Nasional Bidang Intelijen

Hukum19 Dilihat

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Bidang Intelijen Kejati Sulsel meraih Peringkat 1 Nasional Kategori Capaian Kinerja Bidang Intelijen se-Kejaksaan Republik Indonesia dalam Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penutupan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Kejaksaan RI Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Ferizal, hadir mewakili institusi untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh Plt Sesjamintel, Sarjono Turin.

BACA JUGA :  Praperadilan Febrie, Ahli Sebut Ada Penyalahgunaan Wewenang

Capaian tersebut menjadi apresiasi atas kinerja jajaran Bidang Intelijen Kejati Sulsel sepanjang semester pertama 2026. Berdasarkan evaluasi Kejaksaan Agung, Bidang Intelijen Kejati Sulsel dinilai mampu merealisasikan target output secara terukur dan efektif, serta menjaga pelaksanaan anggaran secara transparan dan akuntabel.

 

Kejati Sulsel juga berhasil mempertahankan posisi peringkat pertama dalam penilaian bulanan sejak Januari hingga Juni 2026.

BACA JUGA :  Ini Capaian Kinerja Kejaksaan RI Sepanjang Tahun 2025

Ferizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Intelijen Kejati Sulsel yang telah bekerja secara optimal dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Pencapaian ini bukanlah garis akhir, melainkan sebuah amanah dan pelecut semangat untuk terus meningkatkan kualitas deteksi dini, pengamanan proyek strategis daerah, serta penguatan pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Sulawesi Selatan,” ujar Ferizal.

Sementara itu, Kepala Kejati Sulsel Muhammad Syarifuddin menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan tingkat nasional itu harus menjadi motivasi bagi seluruh bidang dan satuan kerja di lingkungan Kejati Sulsel.

BACA JUGA :  Gegara Kalah Main Catur, Penarik Betor Tewas Ditikam Rekannya

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus standar untuk terus meningkatkan kinerja, menghadirkan inovasi, serta menjaga marwah institusi kejaksaan.

“Capaian ini tentunya menjadi inspirasi sekaligus standar ukur seluruh bidang untuk terus berinovasi,” kata Muhammad Syarifuddin. (bc/isl)