Kapolri: Pramuka PUI Wadah Strategis Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Pemimpin Masa Depan

Nasional5 Dilihat

SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Gerakan Pramuka, khususnya Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI), memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter sekaligus mempersiapkan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.499 peserta yang berasal dari anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus, hingga tokoh PUI dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Ummat Islam (PUI) dan Gerakan Pramuka yang selama ini konsisten menjadi wadah pembinaan generasi muda.

Menurutnya, pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, terampil, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pramuka merupakan wadah strategis untuk mempersiapkan generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa,” ujar Kapolri.

Ia menilai nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.

BACA JUGA :  Jaksa Agung Hadiri Pembukaan Bhayangkara Sports Day 2025, Wujud Sinergitas Antar APH

Kapolri juga menyoroti momentum bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia. Besarnya jumlah penduduk usia produktif, menurutnya, dapat menjadi kekuatan besar bagi bangsa apabila diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Peningkatan kualitas tersebut harus dilakukan melalui pendidikan yang baik, penguasaan keterampilan, pembentukan karakter, serta peningkatan daya saing generasi muda.

Sejalan dengan itu, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui berbagai program.

Program tersebut antara lain Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, program LPDP, serta berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia lainnya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Kapolri turut mengingatkan generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak dan produktif.

Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta menghasilkan karya-karya yang bermanfaat.

Sebaliknya, Kapolri meminta para pelajar dan generasi muda menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

BACA JUGA :  Ungkap Kebakaran di Karo, Polisi Dirikan Posko Pengaduan

“Jauhi judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, serta penyebaran berbagai konten maupun paham negatif melalui ruang digital,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak seluruh keluarga besar PUI untuk terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal itu dapat dilakukan dengan memperkuat nilai Islam wasathiyah atau Islam moderat, serta terus menjaga komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Kapolri, semangat kebangsaan yang kuat serta nilai-nilai keagamaan yang moderat merupakan fondasi penting dalam menjaga keberagaman dan persatuan Indonesia.

Kapolri juga menyampaikan dukungannya terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Selain membentuk karakter generasi muda, Kapolri berharap Gerakan Pramuka semakin aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Anggota Pramuka didorong untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, penanggulangan bencana, membantu pengamanan kegiatan masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan, hingga melestarikan alam.

BACA JUGA :  DPP FKMPP Minta Kapolri Tangkap Otak Pelaku Pagar Laut di Tangerang

“Semangat Pramuka harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga peduli terhadap sesama, siap membantu masyarakat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya,” pesan Kapolri.

Kapolri menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Ia berharap sinergi antara Polri, PUI, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dan berkarakter.

“Adik-adik yang hari ini berdiri sebagai anggota Pramuka adalah generasi penerus dan calon pemimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, berlatih, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing,” tutup Kapolri.

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 digelar pada Kamis, 3 September 2026, di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi.

Rangkaian kegiatan meliputi pengucapan Intisab PUI, sambutan pimpinan PUI, sambutan Kapolri, serta doa bersama. (bc/isl)