Prabowo kepada Perwira Baru TNI-Polri: Kini Saudara Milik Bangsa dan Negara

Nasional71 Dilihat

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa para perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik kini telah menjadi milik bangsa dan negara. Karena itu, mereka memikul tanggung jawab besar untuk mengabdi kepada rakyat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/7/2026).

“Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa,” tegas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa para perwira merupakan generasi penerus yang akan mengemban amanah besar dalam menjaga kedaulatan negara dan melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa.

BACA JUGA :  Perguruan Tinggi Berperan Penting Dukung Asta Cita Presiden

Ia juga mengingatkan bahwa TNI dan Polri adalah tentara serta polisi rakyat. Oleh sebab itu, setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat harus menjadi perhatian dan tanggung jawab para perwira dalam menjalankan tugas pengabdian.

Menurut Prabowo, sumpah yang telah diucapkan para perwira merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, mereka diminta untuk memegang teguh sumpah tersebut serta senantiasa setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Setialah kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Setialah kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apa pun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa,” ujar Presiden.

Prabowo juga menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Dalam upacara tersebut, Presiden melantik 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja, terdiri atas 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, serta 282 perwira Polri.

BACA JUGA :  Sesuai Target, Dana BOS Madrasah dan BOP RA Sudah Bisa Dicairkan

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih penghargaan Adhi Makayasa, yakni Calvin Tidar Sakti (Akademi Militer), Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (Akademi Angkatan Laut), Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (Akademi Angkatan Udara), dan Harindra Arsandho Tegarbaja (Akademi Kepolisian). (jp/isl)