Prabowo Terima Kunjungan Resmi Perdana PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka

Nasional39 Dilihat

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026) pukul 16.30 WIB.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan PM Anutin akan tiba di Jakarta pada Senin sore untuk memulai kunjungan resmi yang berlangsung hingga 4 Agustus 2026.

“Iya nanti sore PM Thailand Anutin akan datang ke Jakarta dan akan diterima Presiden Prabowo di Istana Merdeka jam 16.30 WIB,” ujar Teddy.

BACA JUGA :  Prabowo Minta Satgas Khusus Pangkas Regulasi dan Perizinan

Kunjungan ini menjadi lawatan resmi pertama Anutin ke Indonesia sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand. Dalam agenda tersebut, Anutin didampingi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow.

Pertemuan kedua pemimpin akan berlangsung dalam Konsultasi Para Pemimpin (Leaders’ Consultation) ke-2, yang membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis. Sejumlah isu yang akan menjadi fokus pembahasan meliputi kerja sama keamanan, pemberantasan kejahatan lintas negara, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan dan energi, hubungan antarmasyarakat (people-to-people relations), serta penguatan kerja sama regional di bawah naungan ASEAN.

BACA JUGA :  Ketua Yayasan Dzunnurain Qur’an Center Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo dan Sugiat Santoso atas Bantuan Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo dan PM Anutin juga dijadwalkan mengumumkan Peta Jalan Kemitraan Strategis (Roadmap on Strategic Partnership) 2026–2030, sebagai arah baru hubungan Indonesia–Thailand dalam lima tahun ke depan.

Selain agenda kenegaraan di Istana Merdeka, PM Anutin akan memimpin pembukaan Forum Bisnis Thailand–Indonesia yang bertujuan mempererat hubungan ekonomi kedua negara. Ia juga dijadwalkan menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN dengan tema “The Future of ASEAN”, yang menyoroti prospek dan arah masa depan organisasi kawasan tersebut. (lp6/isl)