TNI dan TDM Resmi Tutup Patroli Terkoordinasi Seri 1 Tahun 2026 di Perbatasan RI–Malaysia

Nasional10 Dilihat

LUBUK ANTU – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Darat Malaysia (TDM) resmi menutup Kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Siri 1 Tahun 2026 di Pos Gabma Lubuk Antu, Sarawak, Malaysia, Rabu (29/7). Penutupan patroli bersama ini menjadi wujud nyata penguatan sinergi dan diplomasi pertahanan kedua negara dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan RI–Malaysia.

Patroli yang melibatkan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad bersama Batalion ke-11 Rejimen Askar Melayu Diraja (11 RAMD) tersebut telah berhasil melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan patok-patok batas negara di sepanjang wilayah perbatasan darat Indonesia–Malaysia.

BACA JUGA :  Perkara Jiwasraya Berlanjut, Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi

Rangkaian acara penutupan diawali dengan penyambutan delegasi kedua negara di ruang transit Pos Gabma Lubuk Antu. Kegiatan tersebut dihadiri Kasiops Kolakopsrem 121/ABW Letkol Inf Anggun Wuryanto, S.H., M.Han., Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., serta para perwira dari TNI dan TDM.

Amanat penutupan disampaikan Ketua Staf OPLAT 3 Bgd TDM, Lt Kol Marzuki bin Md Yusof. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas dedikasi, profesionalisme, dan semangat kerja sama yang ditunjukkan prajurit Yonarmed 13/Nanggala dan 11 RAMD selama pelaksanaan patroli terkoordinasi.

BACA JUGA :  Pangdam I/BB Tekankan Personil Bekangdam l/BB Pentingnya Profesionalisme, Disiplin, dan Loyalitas

Menurutnya, patroli bersama tersebut terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan, mencegah berbagai aktivitas ilegal lintas negara, sekaligus memastikan kondisi patok batas negara tetap terjaga dengan baik.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat acara ditutup dengan peragaan yel-yel gabungan prajurit TNI dan TDM. Semangat yang ditunjukkan kedua pasukan menjadi simbol eratnya persaudaraan, profesionalisme, serta komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama militer dan menjaga kedaulatan negara di kawasan perbatasan darat Indonesia–Malaysia.

BACA JUGA :  Prabowo Banggakan TNI AD, 13 Kali Berturut-turut Juara Lomba Menembak Internasional di Australia

Patroli terkoordinasi ini diharapkan terus menjadi agenda strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia, sekaligus meningkatkan efektivitas pengamanan wilayah perbatasan demi terciptanya stabilitas dan keamanan bersama. (bc/isl)