Medan- Eko Haris Alamsyah, Guru sekaligus penulis asal Sumatera Utara dipercaya menjadi utusan Sumatera Utara pada MTQ KORPRI Nasional 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. Pada event tersebut, ia menembus 10 besar penulis nasional dari 49 peserta dari berbagai Provinsi/Kementerian/Lembaga negara pada cabang musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putera.
Eko yang merupakan guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 1 Deli Serdang telah sering berkompetisi pada Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Golongan Putera.
Kali ini, ia ditugaskan oleh Kakan.Kemenag Deli Serdang & DP Korpri Sumut untuk bergabung bersama Kafilah Korpri Sumut dalam ajang yang berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 tersebut.
Keikutsertaan Eko kali ini terasa istimewa karena cabang yang diikutinya bukan sesuatu yang baru. Ia pernah menjuarai ajang serupa dimasa mahasiswa dan saat ini masih produktif menuliskan buah pikiran menjadi buku-buku.
Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Eko untuk bersaing di tingkat nasional. Ia berharap kesempatan ini dapat menghasilkan prestasi sekaligus mengharumkan nama Sumut dan MAN 1 Deli Serdang
“Semoga ikhtiar ini dapat mengharumkan nama Sumut dan Man 1 Deli Serdang di tingkat nasional,” ujar Eko kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Dalam kompetisi tahun ini, peserta KTIQ mengangkat salah satu dari tiga tema yang telah ditetapkan panitia, yakni Birokrasi Bersih, Melayani, dan Bebas Korupsi; Ekoteologi; serta Ketahanan Pangan.
Cabang tersebut tidak hanya menguji kemampuan memahami kandungan Al-Qur’an, tetapi juga menuntut peserta mengolah gagasan secara ilmiah dan mengaitkannya dengan persoalan yang berkembang di masyarakat.
Eko berharap pengalaman yang diraihnya pada kompetisi nasional dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ia juga meminta dukungan dan doa dari sivitas akademika MAN 1 Deli Serdang dan masyarakat Sumut selama mengikuti seluruh rangkaian musabaqah.
“Mohon doanya, agar dimudahkan, berkah, dan mendapatkan hasil terbaik,” pintanya.
MTQ KORPRI Nasional 2026 sendiri diikuti 1.117 peserta yang berasal dari 114 instansi, dengan dukungan 465 official. Ajang tersebut menjadi wadah bagi aparatur sipil negara dari berbagai daerah untuk berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi melalui bidang keagamaan dan keilmuan. (r/isl)
